InfoSAWIT, SINGAPORE — Produsen minyak sawit Bumitama Agri Ltd melaporkan kinerja solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Di tengah pemulihan produksi dan harga minyak sawit berjangka yang stabil pada kisaran atas MYR 3.500–4.500 per ton, perusahaan berhasil mencatat peningkatan pendapatan dan laba bersih yang signifikan.
Dalam laporan kinerja untuk periode Januari–September 2025 (9M25), Bumitama membukukan pendapatan sebesar IDR 13,61 triliun, tumbuh 18% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih melonjak 29% menjadi IDR 1,87 triliun, mendorong margin EBITDA perusahaan naik menjadi 28%.
Dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Rabu (19/11/2025). salah satu pendorong utama kinerja positif Bumitama pada 9M25 adalah pemulihan produksi pasca-siklus rendah. Panen tandan buah segar (TBS) dari perkebunan internal mencapai 2,54 juta ton, atau naik 8% year-on-year. Pada kuartal ketiga 2025 saja, produksi TBS internal stabil di 884.408 ton — meningkat 2% dibanding kuartal sebelumnya.
BACA JUGA: Dari Hutan untuk Masyarakat: Kolaborasi Bumitama dan Desa Majukan Ekowisata Berbasis Konservasi
Pencapaian itu cukup menonjol mengingat curah hujan ekstrem sempat menghambat pengiriman hasil panen di Kalimantan Tengah pada September, saat proses penutupan pembukuan kuartal berlangsung. Meski demikian, manajemen masih memproyeksikan kuartal keempat sebagai puncak musim panen tahun ini.
Di sisi lain, produksi CPO justru tumbuh lebih cepat. Sepanjang 9M25, produksi CPO melonjak 18%, didorong oleh perbaikan produktivitas kebun serta pasokan TBS dari pihak ketiga yang naik drastis 33% menjadi 1,66 juta ton. Strategi memaksimalkan kapasitas pabrik melalui peningkatan porsi TBS eksternal menjadi salah satu faktor penguat produksi.
Peningkatan kinerja lapangan juga tercermin dari kenaikan yield TBS dari 13,0 ton menjadi 14,4 ton per hektare, serta kenaikan oil extraction rate (OER) dari 22,1% menjadi 22,3%.
BACA JUGA: Bumitama dan IDH Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Hijau di Kalimantan Barat
Pengakuan Pasar dan Optimisme Investor
Di tengah peningkatan kinerja operasional, Bumitama kembali mendapat pengakuan dalam ajang The Edge Singapore Billion Dollar Club Awards. Tahun ini, perusahaan mengantongi dua penghargaan untuk kategori industri Consumer Defensive: Highest Returns to Shareholders Over Three Years dan Overall Sector Winner.
Momentum penguatan pasar ekuitas Singapura juga menambah sentimen positif bagi saham Bumitama. Bursa Singapura membukukan performa kuat sepanjang tahun, didorong oleh menguatnya dolar Singapura, tren de-dolarisasi global, serta serangkaian kebijakan otoritas moneter negeri tersebut yang bertujuan menghidupkan kembali minat investor.
Laporan riset DBS pada akhir Oktober bahkan memproyeksikan Straits Times Index (STI) berpotensi menembus 10.000 poin, sementara dolar Singapura diprediksi dapat mencapai paritas dengan dolar AS pada 2040, seiring estimasi pertumbuhan ekonomi yang akan berlipat ganda dalam 15 tahun mendatang.
BACA JUGA: Bumitama Wujudkan Mimpi Pemuda Desa Jadi Prajurit TNI
Prospek Tetap Positif
Dengan pemulihan produksi yang terus berjalan, tingkat efisiensi yang membaik, serta sentimen pasar yang mendukung, Bumitama memasuki akhir tahun dengan posisi yang kuat. Kuartal keempat yang diperkirakan menjadi puncak panen berpotensi menjadi penentu capaian tahunan perusahaan.
Namun demikian, perusahaan tetap harus mencermati dinamika pasar global minyak nabati, volatilitas harga, serta potensi gangguan cuaca — faktor-faktor yang dalam beberapa tahun terakhir semakin menentukan arah kinerja industri sawit. (T2)
