Sampoerna Agro Resmi Berganti Prime Agri Resources, Posco Rombak Komisaris Utama

oleh -17.594 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. SawitFest 2021/foto: Fitra Yogi/Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA — PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO) memasuki babak baru setelah resmi berada di bawah kendali Posco International Corporation. Emiten perkebunan sawit dan crude palm oil (CPO) ini tak hanya berganti identitas korporasi, tetapi juga merombak jajaran dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Selasa (13/1/2026).

Dalam agenda rapat tersebut, manajemen SGRO mengajukan tiga poin utama. Dua di antaranya adalah persetujuan perubahan nama perseroan serta perubahan susunan dewan komisaris.

“Rapat menyetujui perubahan nama perseroan dari semula PT Sampoerna Agro Tbk. menjadi PT Prime Agri Resources Tbk.,” tulis manajemen SGRO dalam keterbukaan informasi, pertengahan Januari 2026.

BACA JUGA: Denda Triliunan Satgas PKH, Bom Waktu yang Mengancam Industri Sawit

Namun demikian, manajemen juga menyiapkan opsi jika nama baru tersebut belum dapat disetujui oleh Kementerian Hukum RI maupun instansi terkait lainnya. Alternatif nama yang disiapkan yakni PT Prime Agro Resources Tbk. atau PT Premier Agri Resources Tbk.

 

Eka Dharmajanto Mundur, Byoungsun Kong Jadi Komisaris Utama

Selain pergantian nama, RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Eka Dharmajanto Kasih dari jabatan Komisaris Utama SGRO. Sebagai pengganti, perseroan menunjuk Byoungsun Kong sebagai Komisaris Utama yang baru.

Sementara itu, Raden Bagus Permana Agung Dradjattun dan Saud Usman Nasution tetap menduduki posisi Komisaris Independen.

BACA JUGA: Anak Usaha Genting Plantations di Indonesia Kena Denda Rp396 Miliar, Satgas Kawasan Hutan Perketat Penertiban

Perubahan ini menegaskan proses restrukturisasi manajemen setelah Posco resmi menjadi pemegang saham pengendali perusahaan.

 

Posco Kuasai 65,721% Saham, Tebus Rp9,44 Triliun

Langkah besar ini terjadi setelah Posco International Corporation, melalui anak usahanya AGPA Pte. Ltd., mengakuisisi 65,721% saham SGRO yang sebelumnya dimiliki Grup Sampoerna melalui Twinwood Family Holdings Limited.

Untuk memboyong sekitar 1,19 miliar lembar saham, Posco menebusnya dengan nilai transaksi mencapai Rp9,44 triliun, dengan harga Rp7.903 per lembar saham.

BACA JUGA: Kenanga Ramal Harga CPO 2026 Bertahan di RM4.000 per Ton, Pasokan Global Masih Ketat

 

Posco Klaim Perkuat Rantai Nilai Penuh Sawit untuk Biofuel

Melalui akuisisi ini, Posco menyatakan telah melengkapi rantai nilai penuh bisnis minyak sawitnya, mulai dari pengembangan benih hingga produksi minyak sawit yang diproyeksikan menjadi bahan baku biofuel.

Mengutip laman resminya, Posco menilai akuisisi SGRO memperkuat ekspansi global perusahaan di sektor agribisnis.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com