Menahan DHE, Menekan Sawit: Kebijakan Makro yang Mengorbankan Petani Sawit

oleh -2.490 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Ketua Umum Perkumpulan Perkumpulan Forum Petani Kelapa Sawit Jaya Indonesia (POPSI), Mansuetus Darto.

Petani sawit tidak punya ruang negosiasi yang memadai. TBS tidak bisa disimpan lama. Panen tidak dapat ditunda. Dan mayoritas petani sawit menggantungkan lahan dan penghidupannya pada satu komoditas. Ketika harga ditekan dari segala arah, petani hanya punya satu pilihan: menerima.

Di situlah ironi kebijakan terjadi. Kebijakan makro negara dijalankan atas nama stabilitas, tetapi efek nyatanya justru memukul penghidupan jutaan petani sawit di daerah.

Saya berpandangan bahwa stabilisasi devisa negara tidak semestinya ditempuh dengan cara koersif yang mematikan sektor produktif. Jika pemerintah tetap ingin menjalankan kebijakan DHE, maka perlu ada penyelarasan kebijakan lintas sektor dan mekanisme kompensasi yang nyata. Atau, setidaknya, besaran DHE yang ditahan harus berada pada persentase yang lebih toleran—menahan 50% jelas bukan angka yang wajar bagi industri yang sangat bergantung pada arus kas.

BACA JUGA: SPKS Seruyan Tancap Gas: Peremajaan Sawit Rakyat, ISPO, hingga Sertifikasi Yuridiksi

Tanpa penyelarasan dan kompensasi, kebijakan DHE hanya akan menambah beban industri sawit hingga ke level petani, padahal merekalah penopang utama ekspor dan penggerak ekonomi pedesaan.

Pada akhirnya, kita patut bertanya dengan jernih: apakah stabilitas makro sedemikian prioritas sehingga harus ditebus dengan tekanan terhadap sektor produktif dan petani kecil yang sudah menanggung begitu banyak beban?

Jika stabilisasi devisa ditempuh melalui paksaan administrasi negara, sementara pungutan, denda, sawit sitaan, dan ketidakpastian dibiarkan menumpuk, maka yang tercipta bukan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan. Yang lahir adalah stabilitas semu—kuat di Jakarta, rapuh di daerah. (*)

Penulis: Mansuetus Darto/Ketua Umum Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) dan Dewan Nasional Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS)

Disclaimer: Artikel merupakan pendapat pribadi, dan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis serta tidak ada kaitannya dengan InfoSAWIT.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com