InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.500/kg pada Senin (9/2/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 115/kg atau turun sekitar 0,79% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Jumat (6/2/2026) yang mencapai Rp. 14.615/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 14.685/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.500/kg. Harga CPO Loco Pelaihari dibuka Rp. 14.131/Kg, namun terjadi withdraw dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 13.233/kg.
Dilasir Reuters, perdagangan harga minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan Senin (9/2/2026), didorong oleh penguatan harga minyak kedelai (soyoil) di pasar Chicago dan Dalian. Pelaku pasar kini bersikap menunggu rilis data bulanan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) serta arah pandangan analis dalam ajang Price Outlook Conference (POC).
BACA JUGA: Impor Minyak Bunga Matahari India Diproyeksi Turun, Minyak Sawit Kian Dilirik
Harga kontrak acuan CPO untuk pengiriman April 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange tercatat naik RM19 per ton atau naik 0,46% menjadi RM 4.173 per ton pada penutupan perdagangan. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif dari pasar minyak nabati global.
Di pasar lain, harga kontrak soyoil paling aktif di Dalian tercatat menguat tipis 0,07%, sementara harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama justru melemah 0,31%. Sementara itu, harga soyoil di Chicago Board of Trade melonjak 1,63%, memberikan dukungan tambahan bagi harga CPO.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Senin (9/2/2026):
BACA JUGA: Program Biodiesel, GAPKI Tekankan Pentingnya Produktivitas Sawit dan Iklim Positif
CPO_____
Franco Dumai Rp. 14.685 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.500-EUP
Loco Pelaihari Rp. 14.131 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.233-WNI
(T2)
