Apical Dorong Ekonomi Produktif Berbasis Limbah Non-B3, Rumah FABA Kreasi Muda Diresmikan di Dumai

oleh -1.520 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Apical untuk InfoSAWIT/ Apical melalui unit bisnisnya, mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kegiatan ekonomi produktif berbasis pemanfaatan material non-B3.

InfoSAWIT, DUMAI – Apical melalui unit bisnisnya, PT Sari Dumai Oleo (PT SDO), meresmikan Rumah FABA Kreasi Muda di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, Riau, pada 12 Februari 2026. Fasilitas ini menjadi bagian dari inisiatif perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kegiatan ekonomi produktif berbasis pemanfaatan material non-B3.

Rumah FABA Kreasi Muda merupakan fasilitas produksi batako dan paving block yang memanfaatkan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai bahan baku substitusi. FABA sendiri merupakan material non-bahan berbahaya dan beracun (non-B3) yang dihasilkan dari pembangkit tenaga listrik milik Apical. Material tersebut kemudian diolah menjadi produk konstruksi yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pembangunan di lingkungan sekitar.

Head General Affairs PT SDO, M. Jaya Budi Arsa, mengatakan kehadiran fasilitas ini dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun Lagi Pada Jumat (13/2), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Masih Lesu

“Rumah FABA Kreasi Muda ini kami hadirkan untuk membuka peluang usaha baru dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekitar. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas warga dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (13/2/2026).

Dalam implementasinya, perusahaan memberikan dukungan berupa pembangunan fasilitas produksi, penyediaan peralatan, serta pasokan FABA sebagai bahan baku alternatif. Skema pendampingan tersebut disiapkan agar masyarakat dapat menjalankan proses produksi secara terarah, sekaligus secara bertahap mengembangkan usaha yang dikelola secara mandiri.

Lurah Lubuk Gaung, Syafrianto, menilai keberadaan Rumah FABA membawa dampak langsung terhadap keterlibatan pemuda serta penguatan aktivitas ekonomi lokal. Menurut dia, program ini membuka ruang partisipasi bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan produktif yang memiliki nilai tambah.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 13-19 Februari 2026 Turun Rp. 55,42 per Kg

“Rumah FABA ini memberikan ruang bagi pemuda di Kelurahan Lubuk Gaung untuk terlibat dalam kegiatan produktif dan memperoleh peluang kerja baru. Ke depan, pembinaan yang berkelanjutan akan menjadi kunci agar usaha ini dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.

Selain membuka peluang kerja, fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha secara profesional. Pemanfaatan kembali material yang tersedia di sekitar kawasan industri juga dinilai dapat menciptakan efisiensi sumber daya sekaligus menghadirkan nilai tambah ekonomi.

Inisiatif tersebut sejalan dengan filosofi bisnis Apical yang berpegang pada prinsip 5C—Good for Community, Country, Climate, Customer, and Company—yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan usaha, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com