InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan komitmen negaranya untuk tetap menjadi pemasok minyak sawit berkelanjutan yang andal bagi India. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, yang sekaligus membuka ruang kolaborasi lebih luas antara kedua negara.
Dalam pernyataan bersama, Anwar dan Modi mendorong pendalaman kerja sama di sektor budidaya kelapa sawit, sekaligus menyepakati kolaborasi pengembangan rantai nilai minyak sawit, termasuk di sektor hilir dan produk turunan sawit bernilai tambah tinggi.
“Kedua pihak juga sepakat untuk melakukan keterlibatan terstruktur guna penyelesaian isu-isu akses pasar secara tepat waktu,” demikian pernyataan bersama tersebut.
BACA JUGA: CIMB Sekuritas: Harga CPO 2026 Diproyeksi Bergerak Terbatas RM3.800–RM4.500 per Ton
Selain itu, kedua pemimpin menekankan pentingnya Malaysia-India Comprehensive Economic Cooperation Agreement dan ASEAN-India Trade in Goods Agreement sebagai fondasi penguatan hubungan ekonomi bilateral dan regional.
Anwar dan Modi menyambut baik proses peninjauan AITIGA yang tengah berlangsung, dengan tujuan menjadikannya lebih saling menguntungkan, mempermudah perdagangan, serta relevan dengan praktik perdagangan global saat ini. Keduanya juga mengapresiasi peran MICECA yang dinilai memiliki potensi besar dalam memperdalam hubungan ekonomi Malaysia–India dan mendorong pemanfaatannya secara optimal.
Di bidang investasi, Modi menyoroti peran India sebagai destinasi investasi utama bagi perusahaan Malaysia. Sementara itu, Anwar menyambut baik kehadiran signifikan perusahaan manufaktur dan teknologi asal India di Malaysia yang telah berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja berkeahlian tinggi.
BACA JUGA: Impor Sawit India Melonjak 51% pada Januari, Diskon Lebar dari Soyoil Dongkrak Pembelian
Kedua pemimpin juga sepakat bahwa konektivitas merupakan faktor kunci dalam memperkuat kerja sama ekonomi. Dalam hal ini, mereka mengapresiasi meningkatnya konektivitas udara dan maritim antara Malaysia dan India, serta berkomitmen untuk terus memperkuatnya ke depan.
Dilansir Bernama, kesepakatan ini mencerminkan tekad kedua negara untuk memperluas kemitraan strategis, khususnya dalam sektor sawit, di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap keberlanjutan dan nilai tambah produk. (T2)
