InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi Wihdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.111/kg pada Senin (9/3/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 161/kg atau naik sekitar 1,08% dibandingkan harga CPO pada Jumat (6/3/2026) yang mencapai Rp. 14.950/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 16.000/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.111/kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp. 15.870/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.970/kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.800/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.950/kg.
Dilansir Bernama, harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan Senin (9/3/2026), menembus level RM4.500 per ton, yang merupakan posisi tertinggi sejak Oktober tahun lalu.
Penguatan harga CPO ini terutama dipicu oleh lonjakan besar di pasar energi global yang dipengaruhi meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics Sathia Varqa, menilai harga CPO menunjukkan ketahanan karena dukungan kuat dari pasar minyak mentah global.
Menurutnya, harga acuan Chicago Mercantile Exchange (CME) Fastmarkets South Asia CPO tercatat naik sekitar 9% sejak Jumat hingga pertengahan hari ini.
BACA JUGA: Indonesia Ajukan Penangguhan Konsesi ke WTO, Menyusul Respons UE Tak Patuh Putusan Sawit
Selain itu, pelaku pasar juga tengah menunggu rilis data pasokan dan permintaan minyak sawit Malaysia oleh Malaysian Palm Oil Board (MPOB) untuk periode Februari yang dijadwalkan diumumkan besok.
Pergerakan Kontrak dan Volume Perdagangan
Pada penutupan perdagangan:
Kontrak Maret 2026 naik RM204 menjadi RM4.454 per ton
Kontrak April 2026 naik RM204 menjadi RM4.540 per ton
Kontrak Mei 2026 meningkat RM200 menjadi RM4.567 per ton
Kontrak Juni 2026 bertambah RM184 menjadi RM4.559 per ton
Kontrak Juli 2026 naik RM170 menjadi RM4.535 per ton
Kontrak Agustus 2026 menguat RM155 menjadi RM4.502 per ton
