Harga CPO KPBN Inacom Melesat Pada Selasa (10/3), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Melemah

oleh -6.161 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom di Jakarta.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.275/kg pada Selasa (10/3/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 164/kg atau naik sekitar 1,09% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Senin (6/3/2026) yang mencapai Rp. 15.111/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.275/Kg.  Harga CPO Franco Teluk Bayur ditetapkan Rp. 15.145/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku ditetapkan Rp. 15.075/Kg.

Dilansir Bernama, harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives ditutup melemah pada perdagangan Selasa (9/3/2026), setelah sebelumnya sempat menguat. Penurunan ini dipicu sentimen negatif dari jatuhnya harga minyak mentah serta aksi ambil untung di pasar minyak nabati global.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 11–17 Maret 2026 Naik Rp129,83 per Kg  

Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Sathia Varqa, menjelaskan bahwa pelemahan harga CPO juga dipengaruhi oleh aksi profit taking yang mengikuti tren penurunan di kompleks minyak nabati global.

Pasar kedelai turut mengalami penurunan. Kontrak berjangka kedelai paling aktif untuk Mei 2026 di Dalian Commodity Exchange (DCE) turun 83 yuan atau sekitar US$12,03 menjadi 4.749 yuan per ton.

 

Stok Sawit Malaysia Turun pada Februari 2026

Data dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan stok minyak sawit Malaysia pada Februari 2026 turun 3,94 persen atau sekitar 111.062 ton menjadi 2,7 juta ton, dibandingkan 2,82 juta ton pada Januari 2026.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau 11-17 Maret 2026 Naik Rp 109,29 per Kg

“Stok CPO juga turun 11,67 persen atau 195.242 ton pada Februari menjadi 1,48 juta ton dari 1,67 juta ton pada Januari,” ungkap manajemen dalam laporan tersebut.

Selain itu, laporan kinerja industri MPOB juga mencatat penurunan ekspor dan produksi.

“Ekspor minyak sawit turun 22,48 persen pada Februari 2026 menjadi 1,13 juta ton dari 1,45 juta ton pada bulan sebelumnya, sementara produksi CPO turun 18,55 persen atau 292.534 ton menjadi 1,28 juta ton dari 1,58 juta ton pada bulan sebelumnya,” ungkap manajemen dalam laporan tersebut.

BACA JUGA: SPKS Sosialisasi PSR di Aceh Utara Kemitraan dengan PTPN IV, Dibungkus Silaturahmi Ramadan

 

Pergerakan Kontrak Berjangka CPO

Pada penutupan perdagangan:

Kontrak Maret 2026 turun RM142 menjadi RM4.312 per ton

Kontrak April 2026 melemah RM142 menjadi RM4.398 per ton

Kontrak Mei 2026 turun RM139 menjadi RM4.428 per ton

Kontrak Juni 2026 turun RM131 menjadi RM4.428 per ton

Kontrak Juli 2026 melemah RM123 menjadi RM4.412 per ton

Kontrak Agustus 2026 turun RM118 menjadi RM4.384 per ton

Volume perdagangan juga menurun menjadi 147.182 lot dibandingkan 220.402 lot pada perdagangan Senin, sementara open interest turun menjadi 226.797 kontrak dari sebelumnya 237.662 kontrak.

Adapun harga fisik CPO untuk Maret South tercatat turun RM130 menjadi RM4.370 per ton.

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Selasa (10/3/2026):

CPO

Franco Dumai Rp. 15.275-EUP

Franco Teluk Bayur Rp. 15.145-WIRA

FOB Talang Duku Rp. 15.075-PRISCOLIN

Loco Luwu – No Bidder

 

PK

Franco Belawan Rp.14660-MM

(T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com