Produksi Sawit Indonesia 2025 Tembus 56,55 Juta Ton, Ekspor Melonjak Hingga US$35,87 Miliar

oleh -3.008 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Ilustrasi/Crude Palm Oil (CPO).

InfoSAWIT, JAKARTA – Kinerja industri kelapa sawit Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Produksi minyak sawit mentah (CPO) dan minyak inti sawit (PKO) tercatat meningkat, diikuti kenaikan ekspor serta konsumsi domestik, terutama dari sektor biodiesel.

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Mukti Sardjono, mencatat produksi CPO pada 2025 mencapai 51.660 ribu ton atau meningkat 7,26% dibandingkan produksi 2024 yang sebesar 48.164 ribu ton.

Sementara itu produksi PKO juga mengalami kenaikan 6,41% menjadi 4.893 ribu ton dari sebelumnya 4.598 ribu ton pada 2024. “Dengan demikian total produksi CPO dan PKO pada 2025 mencapai 56.553 ribu ton, meningkat 7,18% dibandingkan produksi tahun 2024 yang sebesar 52.762 ribu ton,” ungkap Mukti, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (16/3/2026).

BACA JUGA: PSR Capai 408 Ribu Hektare, BPDP Salurkan Dana Rp12,01 Triliun Sejak 2016

 

Konsumsi Domestik Naik, Biodiesel Jadi Penopang

Konsumsi minyak sawit di dalam negeri juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025 total konsumsi domestik mencapai 24.772 ribu ton atau naik 3,82% dibandingkan 23.859 ribu ton pada 2024.

Peningkatan terbesar berasal dari sektor biodiesel yang melonjak menjadi 12.704 ribu ton, naik 10,97% dari tahun sebelumnya sebesar 11.447 ribu ton.

Menurut Mukti, kenaikan konsumsi biodiesel ini dipicu oleh peningkatan bauran biodiesel nasional dari B35 menjadi B40.

BACA JUGA: SPKS Desak Dana PSR Naik Jadi Rp90 Juta per Hektare, Dinilai Penting Percepat Peremajaan Sawit Rakyat

Di sisi lain, konsumsi oleokimia turut mengalami kenaikan meski relatif tipis, yakni dari 2.207 ribu ton menjadi 2.234 ribu ton atau naik 1,22%.

Sebaliknya, konsumsi untuk sektor pangan justru mengalami penurunan. Sepanjang 2025 konsumsi pangan tercatat 9.834 ribu ton, turun 3,64% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 10.205 ribu ton.

 

Ekspor Sawit Tumbuh 9,5%

Di pasar global, ekspor produk sawit Indonesia juga meningkat signifikan. Sepanjang 2025 total ekspor mencapai 32.343 ribu ton atau naik 9,51% dibandingkan ekspor tahun 2024 yang sebesar 29.535 ribu ton.

BACA JUGA: Kementan Perkuat Dukungan PSR dan Sarpras Sawit 2026, Sasar 125 Satker di 21 Provinsi

Kenaikan terbesar terjadi pada ekspor minyak sawit olahan yang mencapai 22.727 ribu ton dari sebelumnya 20.451 ribu ton.

Selain itu, ekspor olahan minyak inti sawit meningkat menjadi 1.560 ribu ton dari 1.262 ribu ton. Ekspor oleokimia juga naik menjadi 5.076 ribu ton dari 4.796 ribu ton. Sementara ekspor CPO naik tipis menjadi 2.964 ribu ton dibandingkan 2.916 ribu ton pada tahun sebelumnya.

Dilihat dari negara tujuan, peningkatan ekspor terbesar terjadi ke kawasan Afrika yang naik 991 ribu ton. Kenaikan juga tercatat ke China sebesar 644 ribu ton, Malaysia 516 ribu ton, Bangladesh 503 ribu ton, serta Pakistan 214 ribu ton.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com