BPDP Didorong Perkuat Insentif, Dukung Traceability Sawit di Tingkat Petani

oleh -375 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Lanskap perkebunan kelapa sawit.

Windrawan juga menekankan bahwa persoalan legalitas lahan masih menjadi bottleneck utama dalam implementasi traceability. Tanpa kepastian status lahan, sistem ketertelusuran tidak akan berjalan optimal.

“Selama status lahan belum jelas, data traceability tidak akan kokoh,” katanya.

Ia mendorong BPDP untuk lebih aktif berkolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, serta kelembagaan petani guna mempercepat penyelesaian legalitas lahan.

Lebih jauh, ia menilai BPDP perlu memfasilitasi skema insentif seperti kontrak pembelian atau harga premium bagi TBS yang berasal dari kebun yang sudah tertelusuri. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong perubahan perilaku petani secara luas.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode III-April 2026 Turun Rp65,54 per Kg

Di sisi lain, Windrawan tetap mengapresiasi langkah BPDP yang telah memulai pengembangan sistem informasi ISPO berbasis WebGIS dan aplikasi seluler. Namun, ia menegaskan bahwa upaya tersebut harus diiringi dengan penguatan kebijakan dan dukungan nyata di lapangan.

“Tanpa keberpihakan yang kuat kepada petani, terutama dalam bentuk insentif dan pendampingan, maka transformasi traceability akan sulit tercapai,” pungkasnya. (T2)

 

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com