Ekspor Sawit Semester I 2026 Tumbuh 7,32 Persen, Sawit Kembali Jadi Penopang Perdagangan Indonesia

oleh -243 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/ Pelabuhan Ekspor Minyak Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Penguatan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di pasar global kembali memberikan dampak positif terhadap kinerja ekspor Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor CPO beserta produk turunannya sepanjang semester pertama 2026 tumbuh 7,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menjadikan komoditas sawit sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekspor nasional.

Dilansir InfoSAWIT, Kamis (6/8/2026), Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa kenaikan harga CPO di pasar internasional menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan nilai ekspor Indonesia.

“Sepanjang Januari–Juni 2026, nilai ekspor CPO dan turunannya tercatat tumbuh 7,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan harga minyak sawit mentah di pasar global menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan tersebut,” ujar Ateng dalam Berita Resmi Statistik (BRS) BPS.

BACA JUGA: 91 Pekebun OKU Ikuti Pelatihan Diselenggarakan BPDP Bersama Ditjenbun dan IPB Training, Dinas Pertanian Pacu Produktivitas Sawit Rakyat

BPS mencatat, pada Juni 2026 nilai ekspor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai US$485,8 juta. Sementara secara kumulatif selama Januari hingga Juni 2026, nilainya mencapai US$2,59 miliar, atau meningkat 1,84 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu.

Secara keseluruhan, total ekspor Indonesia pada semester I 2026 mencapai US$140,81 miliar, meningkat 4,13 persen secara tahunan. Sementara ekspor nonmigas tumbuh lebih tinggi, yakni 4,90 persen, menjadi US$134,58 miliar.

Dalam kelompok ekspor nonmigas, komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati (HS15)—yang didominasi CPO dan produk turunannya—menjadi salah satu penyumbang utama pertumbuhan ekspor nasional. Pada Juni 2026 saja, nilai ekspor kelompok HS15 meningkat 10,45 persen, sejalan dengan tren penguatan harga minyak sawit di pasar internasional.

BACA JUGA: Peran dan Akuntabilitas Industri Sawit Serta Masyarakat dalam Mitigasi Karhutla

Data BPS juga menunjukkan bahwa bersama komoditas besi dan baja serta batu bara, ekspor CPO dan produk turunannya menyumbang sekitar 28,30 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia sepanjang Januari–Juni 2026. Di antara ketiga komoditas tersebut, sawit menjadi yang mencatat pertumbuhan tertinggi. Sebaliknya, ekspor besi dan baja mengalami penurunan 0,16 persen, sedangkan batu bara hanya tumbuh 0,63 persen.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai capaian tersebut memperlihatkan besarnya potensi industri sawit sebagai penghasil devisa negara. Namun, menurutnya, peningkatan ekspor harus diikuti dengan penguatan hilirisasi agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan petani.

Amran menegaskan Indonesia masih memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi sebagai produsen sawit terbesar di dunia melalui pengembangan industri hilir.

BACA JUGA: Antara Ambisi Negara dan Kecemasan Pasar, Kala Ekspor Sawit Satu Pintu

“Kita nomor satu dunia. Total sekitar 80 persen produksi CPO dunia dikuasai Indonesia dan Malaysia. Karena itu, hilirisasi CPO menjadi senjata strategis Indonesia,” ujar Amran.

Ia menambahkan, Kementerian Pertanian akan terus mendorong pengembangan industri hilir sehingga ekspor Indonesia tidak hanya meningkat dari sisi volume dan nilai, tetapi juga mampu menciptakan produk bernilai tambah tinggi yang memperkuat daya saing industri sawit nasional di pasar global. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com