InfoSAWIT, JAKARTA – Kegiatan Pra Musyawarah Nasional (Munas) Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) yang bakal berlangsung di Bandung, Selasa (7/12/2022), mengagendakan berbagai kebutuhan Munas GAPKI tahun 2023 mendatang. Kegiatan rapat koordinasi persiapan Munas ini, akan membahas berbagai kebutuhan teknis seperti Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) GAPKI, aturan teknis pengurus bakal calon hingga calon, termasuk pola pemungutan suaranya.
Keberadaan Pra Munas GAPKI menjadi penting bagi anggota, lantaran memiliki kekuatan besar dalam mengatur lalu lintas dan aturan main pada Munas 2023 mendatang. Sebab, Munas mendatang akan menjadi wadah besar yang akan memutuskan semua yang sudah dipersiapkan pada Pra Munas ini.
Merujuk pola Munas tahun 2018 lalu, berbagai agenda yang sudah disusun dan direncanakan pada Pra Munas sebelumnya dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan sama sekali. Media InfoSAWIT mencatat kegiatan Munas lalu menjadi lancar berjalan, kendati banyak keputusan dan aturan baru organisasi yang ditetapkan menjadi aturan main baru pula pada waktu itu.
BACA JUGA: Pra Munas GAPKI Bakal di Gelar Malam ini, Beragam Agenda Untuk Munas Dibahas
Menurut Sekjen GAPKI, Eddy Martono, keberadaan koordinasi Pra Munas kali ini, untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan Munas 2023 mendatang. Imbuhnya, keberadaan GAPKI membutuhkan pengurus baru yang handal dan mengerti kebutuhan asosiasi dalam menghadapi tantangan di masa depan.
“Pentingnya koordinasi sebelum Munas Gapki 2023, guna mempersiapkan Munas nantinya bisa berjalan lancar, ” ungkap Eddy menjelaskan kepada InfoSAWIT. (T1)
