Teknologi itu memang terkait erat dengan infrastruktur. BRIN memiliki konsep open platform infrastucture, dimana infrastruktur yang ada di BRIN dapat diakses oleh semua kalangan. Seperti High Performance Computing (HPC), laboratorium, pusat data dan fasilitas-fasilitas lainnya.
Sementara Direktur Politeknik Lamandau, Adhityawan, penghasilan sawit di Kabupaten Lamandau cukup besar dan ekspornya pun demikian, walaupun saat ini mulai ada negara-negara yang menjadi pesaing seperti dari Afrika.
“Khusus Lamandau menurut data Bapeda 20% PDRP Kabupaten Lamandau ditopang oleh sektor perkebunan. Sehingga saat pandemi, kota-kota yang tergantung pada sektor jasa atau riil terdampak sekali. Tetapi untuk Kabupaten Lamandau nota bene yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai petani tidak terlalu terdampak,” ungkap Adhityawan.
BACA JUGA: Pengelolaan Gambut Terbaik di Kebun Milik Petani Sawit Bisa Dilakukan, Asalkan..
Sebagai informasi, ruang lingkup perjanjian meliputi estimasi produktivitas tanaman kelapa sawit dengan batasan indeks vegetasi NDVI (Normalized Differential Vegetation Index) dan indeks vegetasi lainnya yang memungkinkan yang diperoleh dari hasil pengolahan citra Landsat 8, Pleiades pada lahan perkebunan dan data curah hujan, hari hujan, pupuk, dan umur tanaman yang diperoleh dari Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau. Pemetaan daerah rawan kebakaran, studi hidro-oseanografi dan penelitian pemanfaatan data remote sensing untuk perikanan tangkap.
Penelitian ini diharapkan dapat memprediksi produktivitas kelapa sawit Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau secara akurat dengan menggunakan data penginderaan jauh. Sehingga bisa digunakan oleh perusahaan sawit untuk melakukan pengelolaan kebun dan produksi sesuai target yang diharapkan guna pengembangan daerah di Kabupaten Lamandau dan Provinsi Kalimantan Tengah. Sekaligus mengetahui resiko kebakaran dan dampak lingkungan ke perairan laut. (T2)
