InfoSAWIT, JAKARTA – Minyak sawit memiliki berbagai macam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, salah satunya adalah α-Karoten. α-Karoten merupakan salah satu jenis karotenoid yang ditemukan dalam minyak sawit. Karotenoid adalah senyawa pigmen yang memberikan warna merah, oranye, dan kuning pada banyak buah dan sayuran.
Dalam minyak sawit, konsentrasi α-Karoten mencapai sekitar 235 ppm (parts per million). Hal ini menunjukkan bahwa minyak sawit merupakan salah satu sumber yang kaya akan α-Karoten. Selain memberikan warna pada minyak sawit, α-Karoten juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Dikutip InfoSAWIT dari “Buku Fakta Kelapa Sawit” mencatat, salah satu manfaat utama α-Karoten adalah kemampuannya sebagai antioksidan yang sangat kuat. Antioksidan berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang terbentuk selama metabolisme normal. Dalam hal kekuatan antioksidan, α-Karoten diketahui lebih kuat dibandingkan dengan bentuk karotenoid lainnya.
BACA JUGA: PTPN V Beri Jaminan Produksi Bagi Petani Sawit Peserta PSR, Perusahaan Siap Ganti Rugi Jika Gagal
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa α-Karoten dalam minyak sawit dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker hati, paru-paru, pankreas, dan lambung. Studi yang dilakukan oleh Murakoshi pada tahun 1992 menemukan bahwa α-Karoten mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan memicu apoptosis (kematian sel kanker) pada beberapa jenis kanker.
Selain itu, α-Karoten juga memiliki potensi untuk mengurangi aterosklerosis dalam arteri. Aterosklerosis adalah kondisi di mana terjadi penumpukan plak lemak di dinding arteri, yang dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Bonnie dan Choo pada tahun 2000, α-Karoten dalam minyak sawit dapat membantu menghambat pembentukan plak lemak dalam arteri.
Penting untuk dicatat bahwa asupan α-Karoten yang direkomendasikan lebih dari 1,5 mg per hari, sesuai dengan Food and Nutrition Board pada tahun 2000. Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung α-Karoten, termasuk minyak sawit, dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. (T2)
