Dalam sambutannya, Alfajri Abu Bakar sebagai perwakilan SKF Training mengungkapkan tujuan SKF dalam memberikan sumbangsih kontribusi di dunia pendidikan. Dia berharap bahwa pengalaman dan kontribusi SKF dapat memberikan bekal yang berharga bagi mahasiswa dan dosen, mempersiapkan mereka dengan pengetahuan yang relevan ketika berada di lapangan.
Awalnya, kerja sama ini difokuskan pada tingkat pendidikan dan hanya ada di Kampus CWE. Fasilitas SKF Training Satellite di kampus ini menampilkan berbagai tools yang berkaitan dengan pemasangan dan pemeliharaan bearing, termasuk proses monitoring, mesin, dan alat digital. Dalam tren menuju era digital, konsep monitoring atau remote jarak jauh menjadi bagian integral dari fasilitas ini.
“Melalui semangat gotong royong, diharapkan kerja sama ini menjadi wahana bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kontribusi nyata terhadap pembangunan masa depan yang lebih cerah di Indonesia,” tutur Abu Bakar.
BACA JUGA: Dialog Sosial Jadi Cara GAPKI Menuju Minyak Sawit Berkelanjutan
Technical Support SKF Indonesia, Ariyanto berharap, kedepannya adalah dapat saling memberikan manfaat antara SKF dan Poltek CWE. SKF ingin memberikan kontribusi sesuai dengan misinya dalam membantu di bidang pendidikan. Kerja sama ini juga dianggap sebagai suatu event yang akan menunjukkan kepada pelanggan bahwa SKF berperan aktif dalam mendukung dunia pendidikan.
Kerja sama ini bukan hanya menciptakan fasilitas pelatihan yang modern, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan kompetensi, bagi para mahasiswa dan dosen. (T2)
