InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga kontrak minyak sawit berjangka di Bursa Malaysia naik untuk sesi kedua pada Rabu, (27/12/2023), didukung oleh menguatnya harga minyak nabati lainnya, meskipun volume perdagangan yang rendah masih membebani pasar .
Dilansir Reuters, harga kontrak acuan minyak sawit berkode FCPOc3 untuk pengiriman Maret 2024 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 19 ringgit per ton atau terdapat kenaikan sekitar 0,50%, menjadi RM 3.782 (US$ 816,85) per ton pada tengah hari.
Diungkapkan para pedagang yang berbasis di Kuala Lumpur, harga minyak sawit ditawarkan antara RM 3.775 hingga 3.785, lantaran perrdagangan masihi sepi akibat sebagian besar pelaku pasar masih berlibur.
BACA JUGA:
Harga kontrak minyak kedelai di bursa Dalian berkode DBYcv1 tercatat naik 1,05%, sementara kontrak minyak sawit berkode DCPcv1 naik 1,09 %. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,19%.
Minyak kelapa sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lain lantaran mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global. (T2)
