ILO Perluas Program Sawit: JAGA SAWITAN Sebagai Tonggak Sejarah Kerjasama Bipartit

oleh -3.558 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Rapat Kerja Nasional JAPBUSI dipimpin oleh Presidensi JAGA SAWITAN, Nursanna Marpaung.

InfoSAWIT, MEDAN – Organisasi Buruh Dunia, International Labour Organisation (ILO), terus memperluas dan melanjutkan program sawit yang telah dimulai sejak tahun 2016. ILO melihat adanya kemajuan signifikan dan perbaikan kondisi perburuhan nasional di sektor kelapa sawit. Pujian khusus diberikan untuk terbentuknya wadah bipartit JAGA SAWITAN (Jaringan Ketenagakerjaan untuk Sawit Berkelanjutan) yang resmi dideklarasikan pada bulan Februari 2023 silam.

JAGA SAWITAN merupakan wadah bersama bipartit antara buruh dari Jaringan Serikat Pekerja dan Buruh Sawit Indonesia (JAPBUSI) serta pengusaha dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Wadah bipartit ini memiliki peran strategis dalam hubungan industrial ketenagakerjaan sesuai dengan aturan ketenagakerjaan Indonesia.

Kolaborasi antara GAPKI dan Serikat Buruh mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pj Gubernur Sumut, Hasanuddin. Ia menyatakan kekagumannya atas kerjasama yang terjalin antara GAPKI dan sepuluh Serikat Buruh dalam membentuk forum dialog sosial bernama JAGA SAWITAN. Kesepakatan komitmen bersama ini dianggap sebagai langkah positif, terutama karena melibatkan pihak pengusaha dan buruh dengan kepentingan yang berbeda.

BACA JUGA: Minyak Sawit Berkelanjutan Didongkrak Lebih Tinggi, Keanggotaan RSPO Asal Indonesia Naik 19 Persen

County Director ILO Indonesia Michiko Miyamoto menyebutkan, bahwa JAGA SAWITAN merupakan pencapaian bersejarah, menjadi model kolaborasi pertama dan terbesar dalam sejarah perjalanan ILO. Dia menekankan bahwa kerjasama bipartit ini akan membantu Indonesia mengimplementasikan pekerjaan layak dalam industri kelapa sawit menuju minyak kelapa sawit berkelanjutan.

Dengan melihat kemajuan dan dukungan yang ada, ILO berencana untuk melanjutkan dan memperluas cakupan program dalam fase pertama selama tiga tahun ke depan melalui “ILO Global Project on Strengthening Global Supply Chain Social Compliance in Indonesia Palm Oil”. Keputusan ini secara resmi diumumkan dalam Rapat Kerja Nasional 2024 JAGA SAWITAN di Kantor ILO Jakarta pada 26 Januari 2024.

Rapat Kerja Nasional tersebut dipimpin oleh Presidensi JAGA SAWITAN, Nursanna Marpaung, yang mengadopsi model kepemimpinan bergantian ala G20. Presidensi akan dijabat secara bergantian setiap tahun, dan tahun pertama dipercayakan kepada perwakilan buruh, Nursanna Marpaung.

BACA JUGA: Integrasi Sapi dan Sawit di Kalimantan Barat, Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi

Rapat kerja ini dihadiri oleh pimpinan serikat buruh anggota JAPBUSI, GAPKI, dan ILO, yang sepakat untuk melaksanakan beberapa program kerja. Program-program tersebut mencakup pembentukan working group untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Jender dan Anak, Dialog Sosial, serta Pelatihan Pengembangan.

Ketua GAPKI Bidang Pengembangan SDM, Sumarjono Saragih, juga sebagai Chairman Founder WISPO (Worker Initiatives for Sustainable Palm Oil) menyatakan, bahwa ada program untuk memperkenalkan JAGA SAWITAN kepada pihak yang lebih luas, baik di tingkat daerah, nasional, maupun global. Semua upaya ini diarahkan untuk mewujudkan kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan melalui praktik perburuhan sesuai dengan aturan dan standar internasional. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com