Tersangka Kasus Perambahan Hutan Guna Dijadikan Kebun Sawit di Sumatera Barat Ditangkap

oleh -1089 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Sawit Fest 2021/Foto: Dede Sugiana/Ilustrasi kebun sawit.

InfoSAWIT, PADANG – Penyidik Gakkum KLHK Wilayah Sumatera bersama Dinas Kehutanan Sumatera Barat menetapkan EL (66 tahun) sebagai tersangka dalam kasus mengerjakan, menggunakan, dan menduduki kawasan hutan secara tidak sah. Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Gabungan Pengamanan Kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) yang dilakukan oleh Gakkum KLHK dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, pada 22 Mei 2024.

Dalam operasi tersebut, dua orang terduga pelaku berhasil diamankan, yaitu EL (66 tahun) warga Dusun Baru Alang Rambah, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, dan MD (30 tahun) warga Kumbung Talang Medan, Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan. Keduanya tertangkap sedang membuka lahan dan membuat jalur (steking) untuk penanaman kelapa sawit dengan menggunakan alat berat jenis ekskavator merk Hitachi tanpa izin (ilegal).


Hasil pemeriksaan oleh Penyidik Balai Gakkum LHK Sumatera menemukan dua alat bukti yang cukup terhadap EL sehingga ia ditetapkan sebagai tersangka, sementara MD masih berstatus saksi. Saat ini, EL telah ditahan di Rutan Polda Sumatera Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA: Isu Keberlanjutan di Tiongkok Terus Mengalir, Desakan Muncul dari Kebijakan Hingga Investor

Dalam operasi penangkapan tersebut, tim menghadapi kendala medan yang berat, cuaca hujan, dan banjir. Salah satu anggota tim, Haryanto, Kepala Satuan Tugas Polhut UPTD KPHL Bukit Barisan, gugur dalam tugas. Akibatnya, alat berat belum dapat diamankan dan saat ini Tim Gabungan Gakkum KLHK, Dinas Kehutanan Sumatera Barat, dan Polda Sumatera Barat masih mencari ekskavator tersebut yang sudah tidak berada di tempat kejadian perkara.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani menyatakan, bahwa operasi penindakan terhadap EL dan kehadirannya bersama Polhut Utama Sustyo Iriyono di Sumatera Barat menunjukkan komitmen KLHK dalam menindak kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan di daerah tersebut. “Perusakan kawasan hutan merugikan masyarakat banyak dan meningkatkan ancaman bencana. Kejahatan ini adalah musuh bersama yang harus kita lawan,” katanya dalam keterangan resmi diperoleh InfoSAWIT, ditulis Selasa (4/6/2024).

Rasio Ridho Sani menambahkan bahwa tersangka EL tidak bekerja sendiri. Pihaknya telah menginstruksikan penyidik untuk segera menindak pihak-pihak lain yang terlibat dalam perambahan dan perusakan hutan di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. “Penyidikan kami tidak akan berhenti di EL. Ada beberapa pihak lain yang sedang kami dalami terkait dengan kejahatan ini,” ujarnya.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Tipis Pada Senin (3/6)

EL akan dijerat dengan Pasal 92 ayat (1) huruf b jo. Pasal 17 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H) yang telah diubah dalam Paragraf 4 Kehutanan Pasal 37 angka 16 Pasal 92 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 jo. Pasal 78 ayat (2) jo. Pasal 50 ayat (3) huruf a Undang-Undang RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana diubah dalam Paragraf 4 Pasal 36 angka 19 Pasal 78 ayat (2) jo. Pasal 36 angka 17 Pasal 50 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak 5 miliar rupiah.

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com