Mengamankan Industri Sawit: Kebijakan Proteksi dan Promosi sebagai Kunci Keberlanjutan

oleh -1.653 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Kebun sawit. Foto: Sawit Fest 2021 / Miftarurrohman

InfoSAWIT, JAKARTA – Guru Besar IPB University, Rachmat Pambudy, menyoroti pentingnya kebijakan proteksi terhadap industri sawit dalam konteks perlindungan terhadap gangguan yang sering dialaminya. Prof. Rachmat Pambudy mengungkapkan bahwa pilihan pemerintah untuk mengadopsi kebijakan proteksi terhadap sawit sangatlah relevan.

Menurutnya, upaya proteksi ini dapat dilakukan baik secara aktif maupun pasif, dengan dukungan pembiayaan yang diperoleh dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). “Sawit memiliki potensi untuk digunakan sebagai senjata, baik untuk menyerang maupun bertahan, dan ini harus dimanfaatkan dengan bijak,” jelas Prof. Rachmat Pambudy, Pada diskusi dihadiri InfoSAWIIT di Jakarta, ditulis Senin (15/7/2024).

Prof Rachmat Pambudy juga mengemukakan perlunya promosi aktif terhadap produk sawit, untuk memperkuat posisinya sebagai komoditas strategis dalam konteks pangan, bahwa dengan pembentukan Badan Sawit Indonesia harus didasarkan pada argumen yang kuat dan data yang valid, serta menjadi kebutuhan bersama bagi semua pemangku kepentingan sawit.

BACA JUGA: 

“Dalam konteks demokrasi, pembentukan badan ini harus merangkul aspirasi dari berbagai pihak, bukan hanya petani. Kita perlu jelas mengenai dasar hukumnya, apakah itu Undang-undang, peraturan pemerintah, atau peraturan presiden,” tambahnya.

Prof. Rachmat Pambudy juga menyoroti pentingnya badan sawit sebagai bagian dari strategi nasional untuk menghasilkan produk unggulan yang mampu bersaing di pasar global. Meskipun tidak mewakili siapapun selain sebagai Guru Besar dan pengurus HKTI, Prof. Rachmat merasa bahwa kebutuhan akan badan sawit ini sangat strategis bagi industri nasional. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com