InfoSAWIT, BEKASI – Transformasi digital di industri kelapa sawit terus diperkuat melalui pengembangan sumber daya manusia yang menguasai teknologi terkini. Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (Poltek Kelapa Sawit CWE) bersama PT Lembaga Aplikasi Teknologi (LAT) Trisakti resmi melepas 17 mahasiswa D4 Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), dimana 16 mahasiswa penerima beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan 1 mahasiswa reguler, untuk mengikuti program magang mySAP365 AIX 2026 Batch-2 yang dimulai pada 28 Juli 2026.
Program magang tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak talenta digital yang siap mendukung percepatan transformasi teknologi di sektor perkebunan. Para mahasiswa nantinya akan ditempatkan di berbagai perusahaan perkebunan mitra sebagai pionir penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Kepala Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Poltek Kelapa Sawit CWE, Azhar Basyir Rantawi, menjelaskan bahwa para peserta akan menjalani pembelajaran intensif selama empat bulan, mulai Agustus hingga Desember 2026. Fokus pelatihan tidak hanya pada penguasaan sistem ERP, tetapi juga kemampuan melakukan kustomisasi aplikasi sesuai kebutuhan operasional perusahaan perkebunan.
BACA JUGA: Sawit Dinilai Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kawasan Transmigrasi di Indonesia
“Mahasiswa akan mendapatkan praktik coding mySAP365 AIX yang bersifat modular selama empat bulan sehingga mampu menguasai proses kustomisasi ERP sesuai kebutuhan operasional perkebunan, termasuk integrasi dengan teknologi mobile, Internet of Things (IoT), dan Artificial Intelligence (AI),” ujar Azhar dalam keterangannya kepada InfoSAWIT, Selasa (29/7/2026).
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan terhadap kebutuhan industri sawit yang kini semakin mengandalkan digitalisasi dalam pengelolaan operasional, mulai dari pencatatan data, pengambilan keputusan, hingga peningkatan efisiensi bisnis.
Sementara itu, perwakilan PT LAT Trisakti, Saiful Bahri, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen membangun regenerasi tenaga pengembang (developer) mySAP365 AIX agar industri kelapa sawit memiliki sumber daya manusia yang mampu mengembangkan sistem ERP modular berbasis AI.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Selasa (28/7), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah
Ia menilai kebutuhan akan talenta digital di sektor perkebunan akan terus meningkat seiring percepatan adopsi teknologi untuk mendukung proses bisnis yang lebih transparan, efisien, dan mudah diaudit.
“Komitmen LAT Trisakti adalah memastikan regenerasi developer mySAP365 AIX terus berjalan sehingga industri sawit memiliki talenta muda yang menguasai teknologi ERP modular, AI-driven decision support, serta audit-ready workflows. Transformasi digital perkebunan harus menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan generasi berikutnya,” kata Saiful.
Melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, industri, dan dukungan BPDP, program ini diharapkan mampu menciptakan SDM unggul yang siap mempercepat modernisasi sektor perkebunan Indonesia. Kehadiran generasi baru pengembang teknologi tersebut juga menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem perkebunan sawit yang semakin kompetitif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di tingkat global. (T2)
