InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 12.918/kg pada Jumat (9/8/2024), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp 100/kg, atau terdapat kenaikan sekitar 0,78% dibandingkan dengan harga CPO pada Kamis (8/8/2024) yang mencapai Rp 12.818/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Belawan & Dumai ditetapkan Rp 12.918/kg. Harga CPO di wilayah Talang Duku ditetapkan Rp. 12.718/kg. Lantas harga CPO wilayah Ngabang dibuka Rp. 12.568/kg terjadi withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi Rp 12.525/kg. Harga CPO di wilayah Kembayan ditetapkan Rp. 12.525/kg.
Merujuk hitungan InfoSAWIT, pada periode 5-9 Agustus 2024, harga rata-rata CPO KPBN tercatat turun sekitar Rp 39,60/kg menjadi Rp 12.994,20/kg, atau terdapat penurunan sekitar 0,30% dibanding dengan harga rata-rata CPO pada periode minggu sebelumnya (29 Juli-2Agustus 2024) yang mencapai Rp. 13.033,80/kg.
BACA JUGA: Pemerintah Terbitkan SK Biru Untuk Program Permajaan Sawit Rakyat Seluas 37 Ribu Hektar
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak sawit berjangka di Bursa Malaysia naik pada Jumat, (9/8/2024) didorong oleh melonjaknya harga kontrak minyak nabati di Bursa Dalian dan Chicago, serta harga minyak mentah yang lebih kuat, sayangnya harga kontrak mingguan tercatat menurun untuk tiga minggu berturut-turut.
Harga kontrak minyak sawit acuan FCPO1 untuk pengiriman Oktober 2024 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 42 per ton atau terdapat kenaikan sekitar 1,13%, menjadi RM 3.746 (US$ 848,47) per metrik ton pada sesi penutupan.
Harga kontrak minyak sawit tersebut turun 4,37% untuk periode seminggu ini, setelah sebelumnya juga turun 1% pada dua minggu sebelumnya.
BACA JUGA: EUDR Berdampak Tidak Langsung Kepada Petani, Hanya Saja…
Masih dilansir Reuters, harga kontrak minyak kedelai di Bursa Dalian (DBYcv1) naik 0,32% sementara kontrak minyak sawit CPO1 naik 1,44%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0,22%.
