“Kedua negara memiliki arah yang jelas dalam mencapai target iklim global. Kita sangat yakin dengan komitmen ini,” katanya.
Sebagai bentuk konkret pengakuan global terhadap potensi minyak sawit sebagai energi terbarukan, Musdhalifah juga menyinggung keanggotaan CPOPC dalam Global Biofuels Alliance (GBA), sebuah aliansi energi terbarukan internasional yang kini mencakup berbagai negara termasuk Indonesia dan Brasil.
“Melalui GBA, kami akan terus mempromosikan minyak sawit sebagai bahan baku utama bioenergi, untuk memenuhi permintaan global yang terus meningkat,” pungkasnya.
BACA JUGA: Dorong Hilirisasi, Koperasi Petani Sawit di Kotawaringin Barat Siap Bangun Pabrik CPO Hijau
Dengan pendekatan produktif dan kolaboratif, CPOPC berupaya menempatkan minyak sawit sebagai solusi global—baik dari sisi kesejahteraan petani, keberlanjutan lingkungan, maupun transisi energi bersih. (T2)
