Penggunaan bahan alami untuk pengendalian hama seperti tupai juga sejalan dengan pendekatan pertanian berkelanjutan yang kini tengah digalakkan di banyak daerah. Selain tidak membunuh satwa liar secara langsung, pendekatan ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem kebun.
Pemerintah daerah dan penyuluh pertanian terus mendorong edukasi dan pelatihan bagi petani dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk pengendalian hama. “Jika kita bisa melindungi kebun sawit tanpa meracuni tanah atau membunuh satwa sembarangan, mengapa tidak?” ujar salah satu penyuluh di Entikong.
Meskipun sejauh ini efektivitas metode alami ini bersifat lokal dan masih tergantung pada frekuensi penggunaan, para petani melihat harapan baru. Mereka berharap dukungan riset lebih lanjut dari lembaga pendidikan dan pemerintah agar metode ini dapat disempurnakan dan diterapkan secara lebih luas. (T2)
