Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Senin (23/6), Harga CPO di Bursa Malaysia Naik Tipis

oleh -8.316 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp13.730/kg pada Senin (23/6/2025), dengan demikian harga CPO terdapat kenaikan Rp75/Kg atau naik sekitar 0,55% dibandingkan harga CPO pada Jumat (20/6/2025) yang mencapai Rp13.655/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga CPO Franco Belawan & Dumai ditetapkan Rp13.730/kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur ditetapkan Rp13.600/Kg.

Sementara dilansir Reuters, harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Harga menguat tipis pada penutupan perdagangan Senin (23/6/2025), setelah sempat mengalami tekanan pada awal sesi. Penguatan harga ini didorong oleh naiknya harga minyak mentah global serta pelemahan nilai tukar ringgit Malaysia yang membuat CPO lebih menarik bagi pembeli luar negeri.

Harga kontrak CPO berjangka acuan untuk pengiriman September 2025 (kode FCPOc3) naik sebesar 7 ringgit atau sekitar 0,17%, menjadi 4.125 ringgit per ton metrik, atau setara dengan US$961,09.

BACA JUGA: BSP dan BNI Tandatangani MoU Pembiayaan Peremajaan Sawit Rakyat, Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Kenaikan ini menandai penguatan selama empat sesi berturut-turut, mencerminkan sentimen positif di pasar meskipun tekanan dari harga minyak nabati pesaing masih membayangi. Seorang pedagang yang berbasis di Kuala Lumpur menjelaskan bahwa lonjakan harga minyak mentah selama jam perdagangan Asia telah membantu menahan tekanan penurunan dari pasar minyak nabati Tiongkok.

“Meski Dalian palm olein melemah, harga minyak mentah yang lebih tinggi serta ringgit yang lebih lemah telah memberikan dukungan bagi pasar CPO,” ujar sang pedagang.

Di pasar internasional, harga kontrak soyoil paling aktif di Dalian (kode DBYcv1) turun sebesar 0,44%, sementara harga kontrak minyak sawit Dalian (DCPcv1) turun 0,33%. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) justru naik 0,59%.

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya di Kalteng Didorong Kuasai Praktik Sawit Berkelanjutan Lewat Sekolah Lapangan

Kondisi nilai tukar ringgit yang melemah juga menjadi faktor penting dalam menopang harga CPO, karena membuat harga CPO Malaysia lebih kompetitif bagi pembeli luar negeri, khususnya dari India dan Tiongkok sebagai pasar utama.

Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp./Kg), Excld PPN periode Senin (23/6/2025):

CPO______

Franco Belawan & Dumai Rp13.730-MM, IBP

Franco Teluk Bayur Rp13.600-WIM

(T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com