USDA Akan Rilis Laporan Luas Tanam Jagung dan Kedelai, Akankah Pola Sepuluh Tahun Berulang

oleh -2.985 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Ilustrasi Perkebunan Kedelai.

Perubahan sentimen pasar sejak survei bulan Maret kemungkinan dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang sangat basah di wilayah timur AS yang menghambat penanaman jagung. Dalam situasi seperti ini, petani kerap beralih ke kedelai yang memiliki periode tanam lebih fleksibel.

Namun secara nasional, penanaman jagung tahun ini tetap berlangsung dalam kecepatan rata-rata hingga di atas rata-rata, membuat pergeseran ke kedelai tidak terlalu signifikan. Selain itu, walaupun keuntungan finansial dari menanam jagung sejak musim gugur lalu lebih menjanjikan ketimbang kedelai, harga jual jagung sendiri belum cukup atraktif untuk memicu lonjakan luas tanam yang berarti.

Dengan estimasi analis yang lebih bervariasi dibandingkan dua tahun terakhir, kemungkinan laporan Senin nanti melenceng dari ekspektasi tetap terbuka, meski secara statistik risikonya lebih terdistribusi.

BACA JUGA: Agrinas dan GAPKI Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis Sawit, Gugus Tugas pun Dibentuk

Dunia komoditas akan mencermati laporan USDA ini dengan cermat, bukan hanya untuk menakar suplai dan permintaan, tetapi juga karena laporan ini sering menjadi acuan utama dalam strategi perdagangan global, termasuk di pasar Asia dan Amerika Latin. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com