3rd TPOMI 2025 Kembali Digelar, Dorong Sinergi Teknologi Industri Sawit

oleh -2.483 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ 3rd TPOMI 2025 secara resmi dibuka hari ini, Rabu (09/07) oleh Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Ir. Bambang, M.M., bersama dengan Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, ST., M.Sc., dan Ketua Perkumpulan Praktisi Profesional Perkebunan (P3PI) sekaligus Chief Excecutive TPOMI, Ir. Posma Sinurat.

InfoSAWIT, BANDUNG – Pameran dan konferensi 3rd Technology and Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2025 kembali digelar pada 8–10 Juli 2025 di Holiday Inn Bandung Pasteur, Jawa Barat. Acara ini menjadi ajang strategis untuk mempertemukan para pelaku industri, penyedia teknologi, akademisi, serta pengambil kebijakan guna memperkuat sinergi antara teknologi dan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan pengolahan sawit berkelanjutan.

Acara yang diselenggarakan oleh Media Perkebunan yang bekerja sama dengan Perkumpulan Praktisi Profesional Perkebunan (P3PI), 3rd TPOMI 2025 mengangkat tema besar “Updating Technology & Talent for Palm Oil Mill and Downstream”.

3rd TPOMI 2025 secara resmi dibuka hari ini, Rabu (09/07) oleh Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Ir. Bambang, M.M., bersama dengan Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dida Gardera, ST., M.Sc., dan Ketua Perkumpulan Praktisi Profesional Perkebunan (P3PI) sekaligus Chief Excecutive TPOMI, Ir. Posma Sinurat.

BACA JUGA: 

Dalam sambutannya, Ir. Posma Sinurat mendorong para pelaku industri sawit untuk saling berkolaborasi untuk mewujudkan terciptanya produk dan SDM yang lebih bagus, efektif, efisien, dan pastinya memiliki ilmu lingkungan.

“Kami mengundang 30 booth lebih sebagai exhibitor dan berharap acara ini dapat menjembatani para praktisi agar bisa berkolaborasi dengan para pengusaha sampai akademisi untuk menciptakan produk dan SDM berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Posma, dalam sambutannya yang dihadiri InfoSAWIT.

Sementara itu, Ir. Bambang dalam kesempatannya menyampaikan rasa prihatinnya terhadap persepsi negatif publik saat ini mengenai sawit yang kerap beredar, bahkan di dalam negeri sendiri.

“Melalui media kita harus gelorakan ke seluruh dunia bahwa sawit adalah tanaman paling bagus untuk konservasi hutan tropis. Kami berharap melalui Media Perkebunan, kita dapat menunjukkan bahwa pelaku usaha perkebunan kelapa sawit sangat pro rakyat, tidak mementingkan diri sendiri, tetapi juga petani, tenaga kerja, sampai pada bidang riset atau penelitian,” ujarnya.

Sebagai Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Ir. Bambang pun sampaikan perannya terhadap kelapa sawit Indonesia. Tak hanya menjaga sumber daya, Bidang Karantina Tumbuhan juga terlibat dalam aktivitas lalu lintas benih, menjamin sanitari ke sanitara produk sawit yang akan dikeluarkan, sampai pada faslititasi ekspor.

Dida Gardera, ST., MT., menyampaikan tentang “Sistem Informasi ISPO dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2025”. Permenko Sistem Informasi ISPO terdiri dari Ketentuan Umum sampai Pembinaan dan Pengawasan dengan arsitektur tata kelola ISPO berbasis sistem informasi (existing) dengan Komite ISPO.

3rd TPOMI 2025 menghadirkan berbagai narasumber kompeten dari kementerian, penyedia teknologi pengolahan kelapa sawit, asosiasi industri, badan riset, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Mohamad Alfansyah selaku Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP memaparkan peranan BPDP dalam pengembangan industri kelapa sawit. Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia sendiri telah menyumbang sekitar 59 persen dari total produksi global.

Jika dibandingkan dengan Malaysia yang berada di posisi kedua, jumlah produksi minyak sawit Indonesia berada jauh di atas dengan jumlah 46.000.000 (MT) sementara Malaysia 19.400.000 (MT). Untuk menjaga produksi sawit Indonesia, BPDP memfasilitasi pembiayaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan riset.

Melalui acara TPOMI 2025, ia berharap dana yang dimiliki BPDP dapat tersalurkan dengan lebih baik dan tepat sasaran terutama untuk kesejahteraan petani. Bisa bertemu dan berinteraksi dengan banyak pihak, acara ini menurutnya menjadi kesempatan emas untuk berkolaborasi dengan banyak pihak.

3rd TPOMI 2025 juga menghadirkan berbagai inovasi teknologi para industri yang terlibat dalam pengolahan berlangsung selama dua hari (9-10 Juli 2025) menampilkan berbagai solusi mutakhir seperti mesin pengolahan efektif berbasis artificial intelligence (AI), IoT, sistem kontrol otomatis, teknologi efisiensi energi, serta software pemantauan produksi yang ditujukan bagi pabrik kelapa sawit dan unit bisnis pendukungnya.

Ajang ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lintas sektor serta mempercepat pembaruan teknologi modern di pabrik-pabrik sawit Indonesia yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. (T3)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com