InfoSAWIT, YOGYAKARTA — Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berhasil meraih penghargaan Best Booth Decoration pada ajang Jogja Fashion Week (JFW) 2025 yang digelar di Jogja Expo Center, 7–10 Agustus 2025.
Dalam pameran fesyen tahunan ini, BPDP menampilkan beragam produk fashion berbasis kelapa sawit hasil kreasi UMKM mitra binaan, seperti CV Smart Batik Indonesia, Jayanti Batik, dan Cambiacraft Indonesia. Produk yang dipamerkan meliputi batik sawit, sandal lidi sawit, kerajinan tangan, hingga berbagai aksesori yang mengangkat nilai tambah turunan kelapa sawit.
Senior Staf Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Murti Pagar Intan, menjelaskan keikutsertaan BPDP di JFW bertujuan memperkenalkan potensi sawit sebagai bahan baku produk fesyen dan gaya hidup. “Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa sawit sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, bahkan bisa hadir dalam bentuk fashion yang digunakan selama 24 jam,” ujarnya, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (14/8/2025).
BACA JUGA: Impor Minyak Kedelai India Diproyeksi Melesat, Bakal Tekan Pasar Minyak Sawit
Murti menambahkan, peluang pengembangan produk UMKM berbasis sawit masih terbuka luas. BPDP pun membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menjadi mitra, dengan syarat produk yang dihasilkan berbahan dasar kelapa sawit atau turunannya, dan telah melalui proses kurasi.
Tak hanya memamerkan produk, BPDP juga menggelar berbagai aktivasi edukatif seperti Games Kahoot Sawit dan Makeup Challenge untuk memperkenalkan manfaat sawit kepada pengunjung. Aktivasi ini sukses menarik lebih dari 400 peserta yang berinteraksi langsung di booth BPDP.
Jogja Fashion Week ke-20 yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY tahun ini mengusung tema “Threads of Tomorrow”, menekankan peran mode sebagai media perubahan berkelanjutan yang tetap berakar pada tradisi budaya lokal. Pameran diikuti 156 booth dari berbagai daerah seperti DIY, Aceh, Jakarta, Banjarmasin, Lampung Tengah, Surakarta, Semarang, Kalimantan Selatan, Bandung, dan Pekalongan.
BACA JUGA: Stok Minyak Sawit Malaysia Diprediksi Sentuh Level Tertinggi dalam Dua Tahun
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY sekaligus Ketua Panitia JFW 2025, Yuna Pancawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. “Terima kasih kepada Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Perindustrian RI, Bank Indonesia, BPD DIY, BPDP, dan seluruh sponsor atas dukungannya,” ujarnya dalam laporan tertulis.
Tahun ini, JFW mencatat transaksi penjualan pra-event, selama event, dan pasca-event (by order) mencapai Rp 2,23 miliar, naik 8% dibanding tahun lalu. Jumlah pengunjung pun melonjak 37% menjadi 15.255 orang. (T2)
