InfoSAWIT, YOGYAKARTA — Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Ruang Auditorium Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta, pertengahan September 2025 lalu. Ratusan mahasiswa penerima Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) mengikuti kuliah umum yang diisi oleh Dida Gardera, anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang juga menjabat Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.
Dalam pertemuan tersebut, Dida Gardera memberikan motivasi dan pesan inspiratif kepada para mahasiswa penerima beasiswa yang berasal dari berbagai daerah penghasil sawit di Indonesia. Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan tanggung jawab moral sebagai generasi muda penerus industri sawit nasional.
“Senang sekali saya dapat bertemu langsung dengan teman-teman mahasiswa penerima beasiswa SDM PKS INSTIPER. Kalian telah melewati proses seleksi ketat dan berhasil menyisihkan ribuan pendaftar lainnya. Gunakan kesempatan berkuliah ini sebaik mungkin, karena kelak ilmu yang diperoleh di sini akan sangat berguna ketika kalian kembali ke masyarakat dan berkontribusi mengembangkan industri kelapa sawit nasional,” ujar Dida dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (11/11/2025).
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Senin (10/11), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat
Kuliah umum ini menjadi bagian dari kunjungan BPDP ke INSTIPER Yogyakarta untuk memantau pelaksanaan program beasiswa SDM PKS yang telah berjalan beberapa tahun terakhir. Program ini merupakan salah satu inisiatif strategis BPDP dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di sektor kelapa sawit — dari hulu hingga hilir — agar industri sawit Indonesia semakin berdaya saing dan berkelanjutan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor INSTIPER, Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng., serta para wakil rektor dan jajaran pimpinan fakultas. Dalam sambutannya, Harsawardana menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam mengoptimalkan kesempatan yang telah diberikan melalui program beasiswa BPDP.
“Saya secara pribadi sependapat dengan arahan Bapak Dida Gardera. Beasiswa ini bukan hanya kesempatan untuk belajar, tapi juga amanah. Mahasiswa penerima SDM PKS harus mampu menjadi agen perubahan di sektor perkebunan, memberikan gagasan strategis dan solusi nyata bagi pengembangan industri sawit ke depan,” tegas Rektor.
BACA JUGA: 20% Lulusan INSTIPER Langsung Diterima Bekerja, Bukti Kuat Konektivitas Kampus dan Dunia Industri
Kuliah umum berlangsung interaktif. Mahasiswa terlihat antusias menyimak pemaparan dan terlibat dalam sesi tanya jawab seputar prospek industri sawit, pengembangan SDM, hingga peluang inovasi di sektor hilir.
Di akhir acara, sejumlah mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan motivasi yang diberikan. Mereka mengaku semakin bersemangat untuk menyelesaikan studi dengan hasil terbaik dan siap berkontribusi di daerah asal masing-masing. (T2)
