InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 14.250/kg pada Senin (1/12/2025), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 65/kg atau naik sekitar 0,46% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Jumat (28/11/2025) yang mencapai Rp. 14.185/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 14.250/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku ditetapkan Rp. 14.050/Kg. Harga CPO Loco Pelahari dibuka Rp. 13.696/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 13.129/Kg.
Sementara dilansir Reuters, harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia kembali melemah pada perdagangan Senin, (1/12/2025), menghentikan reli tiga sesi sebelumnya. Sentimen pasar tertekan seiring meredanya kekhawatiran terhadap produksi Indonesia dan turunnya kinerja ekspor Malaysia.
BACA JUGA: Ibarat Lembaga Superbody di Sektor Sawit
Harga kontrak acuan pengiriman Februari 2026 di Bursa Derivatif Malaysia ditutup turun RM 5 per ton atau turun 0,51% menjadi RM 4.093 per ton, setara sekitar US$991,76. Padahal, harga sempat menguat di awal sesi.
Dari sisi ekspor, tekanan harga bertambah setelah Intertek Testing Services melaporkan pengapalan produk minyak sawit Malaysia sepanjang November turun 19,7% dibanding bulan sebelumnya.
Sementara itu, Indonesia justru mencatat kenaikan ekspor minyak sawit mentah dan olahan sebesar 7,83% dalam periode Januari–Oktober, mencapai total 19,49 juta ton metrik, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
BACA JUGA: Pajak Berganda Sawit, Ketika Perisai Petani Menjadi Beban Baru
Di bursa komoditas lainnya, harga kontrak soyoil paling aktif di Dalian naik 0,61%, sedangkan harga kontrak minyak sawitnya meningkat 0.75%. Sebaliknya, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade melemah 0,31%.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Senin (1/11/2025):
CPO
Franco Duma Rp. 14.250-IBP
FOB Talang Duku Rp. 14.050-MM
Loco Pelahari Rp. 13.696 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.129-WNI
(T2)
