Produk Indonesia Kian Mantap di Rak Ritel Modern Pakistan, Imtiaz Jadi Etalase Utama

oleh -2.274 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Humas Kemendag/ Wamendag Roro turut menyampaikan apresiasi kepada Imtiaz Group atas konsistensi mereka dalam memasarkan berbagai produk Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Waheed Group memaparkan rencana investasi pembangunan dermaga khusus untuk mendukung impor minyak sawit dari Indonesia. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik serta memperlancar proses bongkar muat, di tengah dominasi minyak sawit Indonesia yang saat ini menguasai sekitar 70% pangsa pasar minyak nabati Pakistan.

 

Indonesia Tegaskan Pasokan Sawit Stabil Meski Perkuat Biodiesel Nasional

Masih di hari yang sama, Wamendag Roro melanjutkan agenda dengan bertemu CEO Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) Rasheed Jan Mohammad di Karachi. Dalam pertemuan itu, Wamendag menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga stabilitas pasokan minyak sawit ke Pakistan, meskipun Indonesia tengah memperkuat kebijakan biodiesel nasional melalui program B30 dan persiapan menuju B50 pada 2026.

Program B30 merupakan kebijakan ketahanan energi nasional yang mewajibkan campuran 30% biodiesel berbasis minyak sawit dengan 70% diesel. Penguatan mandat menuju B50 pada 2026 disebut sebagai bagian dari strategi energi jangka panjang dan tidak akan memengaruhi ekspor.

BACA JUGA: Sawit Rakyat di Banjar Masih Produktif, Desa Binangun Panen 8 Ton dari 1,5 Hektare

“Indonesia terus menyempurnakan tata kelola minyak sawit untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan ekspor. Dengan kapasitas produksi yang kuat, peningkatan produktivitas, serta manajemen stok yang efektif, pasokan ekspor dipastikan tetap stabil, terprediksi, dan memadai, termasuk bagi mitra strategis seperti Pakistan,” ungkap Wamendag Roro.

Di sisi lain, Rasheed menegaskan bahwa Indonesia adalah mitra strategis bagi Pakistan dan peran tersebut akan terus berlanjut. Mengingat tingginya kebutuhan Pakistan terhadap minyak sawit Indonesia, PEOC berharap peluang impor dapat ditingkatkan, disertai jaminan pasokan yang stabil dan berkelanjutan.

 

Dorong CEPA Indonesia–Pakistan, Peluang Jasa Kesehatan Ikut Dibuka

Rangkaian pertemuan Wamendag Roro berlanjut pada Jumat (9/1), dengan agenda pertemuan bersama Federation of Pakistan Chambers of Commerce and Industry (FPCCI) di Karachi.

BACA JUGA: GAPKI Ungkap Ruwetnya Plasma Sawit 20%: Beda Tafsir Aturan Bikin Perusahaan Serba Salah

Dalam dialog tersebut, Wamendag Roro mengapresiasi tingginya minat pelaku usaha Pakistan untuk memperluas kolaborasi dengan Indonesia. Ia menyinggung tindak lanjut kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Pakistan pada Desember 2025, yang diharapkan mendorong terbentuknya Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara kedua negara.

CEPA dinilai dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk pada sektor perdagangan jasa seperti layanan kesehatan, tenaga medis, dan perlengkapan medis.

“Perdagangan antara Indonesia dan Pakistan terbangun atas dasar persahabatan, saling percaya, dan saling menghormati, sehingga berbagai sektor usaha dapat berkembang secara berkelanjutan di kedua negara. Kami berharap, komitmen yang telah disepakati oleh kedua kepala negara dalam Pernyataan Bersama saat kunjungan Presiden RI ke Pakistan pada Desember 2025 dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak,” imbuh Wamendag Roro.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 16-22 Januari 2026 Naik Rp. 76,87 per Kg

Senada, perwakilan FPCCI Ibrahim Tawwaf menyebut kunjungan Wamendag Roro menjadi momentum penting yang mempertegas komitmen kedua negara dalam memacu kemajuan bisnis lintas sektor, termasuk peluang usaha dan investasi di bidang jasa kesehatan.

Rangkaian agenda ini menegaskan posisi Indonesia yang terus memperkuat kemitraan perdagangan dengan Pakistan, baik melalui penguatan infrastruktur logistik, jaminan pasokan komoditas strategis seperti minyak sawit, maupun perluasan akses pasar produk Indonesia hingga ke tingkat ritel modern. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com