Bengkulu Targetkan Replanting Sawit 3.500 Hektare pada 2026, Fokus Dongkrak Produktivitas Petani

oleh -818 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Sawit Fest 2021/Aprilia goverty/Ilustrasi Replanting Sawit.

InfoSAWIT, BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menargetkan program peremajaan atau replanting kelapa sawit seluas 3.500 hektare pada tahun 2026 sebagai langkah strategis meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat.

Dilansir InfoSAWIT dari Antara, Selasa (3/3/2026), Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, mengatakan sebagian besar tanaman sawit rakyat di wilayah tersebut telah berusia lebih dari 25 tahun sehingga produktivitasnya terus menurun.

“Sebagian besar tanaman sawit rakyat sudah berumur lebih dari 25 tahun, sehingga produksinya terus menurun. Dengan melalui program peremajaan ini, kita berharap produksi tandan buah segar bisa meningkat kembali dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani sawit,” ujar Sri Herlin Despita di Kota Bengkulu.

BACA JUGA: Banjir dan Hujan Lebat Tekan Produksi Sawit Sabah hingga 17%, Stok Malaysia Berpotensi Menyusut

 

Target di Lima Kabupaten

Adapun target replanting 3.500 hektare tersebut tersebar di lima kabupaten. Kabupaten Bengkulu Utara menjadi wilayah dengan alokasi terluas yakni 1.250 hektare, disusul Kabupaten Mukomuko 750 hektare. Sementara Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, dan Seluma masing-masing ditargetkan 500 hektare.

Sri menjelaskan, program peremajaan tidak hanya bertujuan mengganti tanaman tua, tetapi juga mendorong penggunaan bibit unggul agar produktivitas kebun ke depan lebih maksimal dan berkelanjutan.

“Dengan produktivitas yang meningkat, kesejahteraan petani sawit di Bengkulu diharapkan ikut terdongkrak,” tambahnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kaltim Periode II-Februari 2026 Naik Rp 45,47 per Kg

 

Terkendala Rekomendasi Teknis

Meski demikian, pelaksanaan program replanting masih menghadapi kendala administratif, khususnya terkait rekomendasi teknis dari pemerintah pusat. Pada tahun lalu, dari total usulan replanting seluas 1.882 hektare, hanya 779 hektare yang memperoleh rekomendasi teknis dari kementerian terkait.

“Hingga saat ini, untuk luasan yang sudah mendapatkan rekomendasi teknis tersebut, kami masih menunggu informasi dan petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait pelaksanaannya di lapangan,” terang Sri.

Pemprov Bengkulu berharap proses verifikasi dan penerbitan rekomendasi teknis dapat segera dirampungkan sehingga target peremajaan 3.500 hektare pada 2026 tidak hanya menjadi rencana, tetapi dapat direalisasikan demi mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani sawit di daerah tersebut. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com