Waspada El Nino, GAPKI Bersama Kementerian Lingkungan Hidup Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Karhutla di Riau

oleh -306 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. GAPKI untuk InfoSAWIT/ GAPKI melakukan Apel Siaga Pencegahan Karhutla bersama Kementerian Lingkungan Hidup di Riau, Jumat (25/4/2026).

InfoSAWIT, PEKANBARU – GAPKI menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan ambil bagian dalam Apel Siaga Pencegahan Karhutla bersama Kementerian Lingkungan Hidup di Riau, Jumat (25/4). Keterlibatan industri sawit ini dinilai penting untuk memperkokoh koordinasi lintas sektor di tengah meningkatnya ancaman kebakaran akibat potensi cuaca ekstrem tahun ini.

Dalam apel siaga tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan bahwa risiko karhutla pada 2026 perlu diantisipasi secara serius. Proyeksi musim kemarau panjang yang beriringan dengan fenomena El Nino, ditambah penurunan curah hujan yang signifikan, dinilai menjadi kombinasi faktor yang dapat memicu meningkatnya titik api, terutama di wilayah bergambut seperti Riau.

“Curah hujan yang rendah dan karakter gambut yang sangat rentan membuat potensi kekeringan meningkat tajam. Riau menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerawanan tinggi, terlebih dengan luas gambut yang mendominasi hampir separuh daratan serta jaringan kanal yang sangat luas,” ujar Hanif, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Sabtu (25/4/2026).

BACA  JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Tipis Pada Jumat (24/4), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat

Ia juga memaparkan data terkini yang menunjukkan eskalasi ancaman karhutla secara nasional. Hingga saat ini, luas areal yang terdampak kebakaran hutan dan lahan telah melampaui 52 ribu hektare, melonjak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini, menurutnya, menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah mitigasi sejak dini.

Merespons hal tersebut, Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono, menegaskan bahwa pelaku industri sawit siap mengambil peran aktif dalam pengendalian karhutla melalui penguatan sistem deteksi dini, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi intensif dengan pemerintah dan masyarakat.

Menurut Mukti, komitmen itu tercermin dari konsistensi anggota GAPKI dalam menerapkan kebijakan Zero Burning Policy sebagai bagian dari praktik keberlanjutan industri. Di lapangan, berbagai infrastruktur pencegahan juga terus diperkuat, mulai dari pembangunan menara pantau, embung air, hingga pemanfaatan teknologi pemantauan kawasan rawan kebakaran.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 24-30 April 2026 Turun Rp. 64,39 per Kg

“GAPKI bersama seluruh anggota terus memperkuat langkah pencegahan karhutla secara terintegrasi. Tidak hanya melalui kesiapan internal perusahaan dengan pembentukan dan penguatan tim pemadam kebakaran, tetapi juga lewat pembinaan Masyarakat Peduli Api di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” kata Mukti.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengendalian karhutla tidak bisa dijalankan secara parsial. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar upaya mitigasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, GAPKI telah menyusun pedoman penanggulangan kebakaran di perkebunan sawit, menerbitkan surat edaran kepada seluruh anggota, serta melakukan sosialisasi mengenai prediksi musim kemarau 2026 dan potensi dampaknya terhadap operasional perkebunan.

BACA JUGA: Sengketa Lahan Sawit di Banggai Belum Tuntas, Petani dan PT Sawindo Cemerlang Masih Berselisih

Partisipasi GAPKI dalam Apel Siaga Karhutla di Riau menjadi sinyal kuat bahwa sektor perkebunan sawit terus mendorong penguatan kesiapsiagaan berbasis kolaborasi. Dengan koordinasi yang lebih solid dan langkah antisipatif yang terukur, potensi kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat ditekan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak kabut asap. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com