Pemerintah Finalisasi Skema Ekspor SDA via Danantara, Berlaku Mulai 1 Juni 2026

oleh -402 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan Bank Indonesia telah melaporkan langsung kesiapan implementasi kebijakan Tata Kelola EksporSDA kepada Presiden Prabowo Subianto.

InfoSAWIT, JAKARTA – Pemerintah mempercepat finalisasi implementasi tata kelola baru ekspor sumber daya alam strategis yang akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026. Kebijakan tersebut mencakup pelaksanaan Devisa Hasil Ekspor (DHE) serta skema ekspor komoditas strategis seperti minyak sawit mentah (CPO), batubara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa dirinya bersama Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan Bank Indonesia telah melaporkan langsung kesiapan implementasi kebijakan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Kami bersama Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan BI sudah menghadap Bapak Presiden terkait rencana implementasi pelaksanaan devisa hasil ekspor yang berlaku mulai 1 Juni, termasuk pelaksanaan ekspor CPO, batubara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Kamis (21/5/2026), di Jakarta yang dipantau InfoSAWIT.

BACA JUGA: IPS Ingatkan Risiko Badan Ekspor Komoditas, Jangan Sampai Rugikan Petani dan Industri

Menurut Airlangga, pemerintah tengah menyelesaikan berbagai instrumen regulasi pendukung, baik yang berasal dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, maupun kementerian teknis terkait. Seluruh aturan tersebut ditargetkan rampung sebelum kebijakan efektif berjalan awal Juni mendatang.

Selain penyelesaian regulasi, pemerintah juga mulai melakukan sosialisasi intensif kepada asosiasi pelaku usaha di sektor terkait.

“Sore ini juga dilakukan sosialisasi kepada asosiasi-asosiasi agar seluruh pelaku mengetahui kebijakan yang akan diterapkan pemerintah,” katanya.

BACA JUGA: POPSI Soroti Anjloknya Harga TBS Usai Terbitnya Wacana Tata Kelola Ekspor Sawit via DSI

Pemerintah menegaskan bahwa skema baru tersebut tidak akan langsung mengambil alih kegiatan ekspor perusahaan. Pada tahap awal, perusahaan eksportir di sektor batubara, CPO, maupun feronikel tetap menjalankan aktivitas ekspornya masing-masing. Namun, seluruh transaksi akan dilaporkan melalui sistem yang terhubung dengan Danantara.

“Tidak perlu khawatir karena ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan masing-masing. Dalam tahap awal ini fokusnya adalah keterbukaan reporting atau pelaporan. Nanti ekspor tetap dilakukan perusahaan sektor batubara, CPO, maupun feronikel, tetapi ada pelaporan langsung kepada Danantara,” jelas Airlangga.

Pemerintah akan menggunakan masa tiga bulan pertama implementasi untuk memantau efektivitas sistem baru tersebut sebelum dilakukan evaluasi lanjutan.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode III-Mei 2026 Turun Rp69,95 per Kg

Dalam jangka panjang, pemerintah berharap mekanisme ini dapat membentuk referensi harga komoditas nasional yang lebih kuat. Nantinya akan tersedia harga acuan atau harga referensi untuk komoditas strategis seperti batubara, CPO, dan ferro alloy yang diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global.

“Ke depan akan terbentuk harga-harga komoditas, termasuk harga referensi untuk batubara, CPO, dan ferro alloy,” ujar Airlangga.

Selain membahas tata kelola ekspor, pemerintah juga mengevaluasi kondisi ekonomi global terkini pasca-meredanya ketegangan geopolitik internasional. Dalam situasi tersebut, pemerintah memutuskan melanjutkan kebijakan work from home selama dua bulan ke depan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com