GAPKI dan Asosiasi Pekebun Diminta Aktif
Selain menyasar PKS, Disbun Riau juga meminta peran aktif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) untuk mengoordinasikan perusahaan anggotanya agar tetap membeli TBS dengan harga yang wajar sesuai ketentuan.
Di sisi lain, asosiasi pekebun seperti ASPEKPIR, APKASINDO, dan SAMADE diminta membantu mengedukasi petani agar tidak larut dalam kepanikan menghadapi dinamika pasar.
Asosiasi pekebun diharapkan mampu mengarahkan anggotanya untuk menghindari tindakan spekulatif maupun aksi yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah. Mereka juga diminta segera melaporkan secara resmi apabila menemukan PKS yang diduga melakukan pelanggaran terhadap aturan pembelian TBS.
BACA JUGA: FORTASBI Warning Tata Kelola Ekspor Baru: Petani Sawit Jangan Jadi Korban Sentralisasi
Supriadi menilai, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri sawit, khususnya di tengah masa transisi kebijakan nasional.
“Sinergi dan kepatuhan seluruh stakeholders menjadi pilar utama untuk menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit,” tutupnya. (T2)
