“INSTIPER berkomitmen untuk menjaga kepercayaan dari mitra kerja perusahaan yang telah mempercayai INSTIPER untuk mendidik calon staf perusahaannya,” ujarnya dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Senin (25/5/2026).
Pada wisuda ini, predikat lulusan terbaik program sarjana diraih Muhammad Fadli Alamsyah dari Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97. Sementara lulusan terbaik Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan diraih Villania Sari dengan IPK 3,98 dan masa studi 1 tahun 6 bulan.
Fadli mengaku pengalaman belajar di INSTIPER memberikan bekal akademik maupun karakter yang berharga untuk menghadapi dunia kerja.
BACA JUGA: Pemerintah Finalisasi Skema Ekspor SDA via Danantara, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
“Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta dunia industri,” ujarnya.
Dukungan terhadap pengembangan SDM sawit nasional juga disampaikan Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, melalui sambutan video.
“BPDP berkomitmen untuk meningkatkan SDM di industri kelapa sawit di bidang pendidikan melalui beasiswa, pelatihan, dan juga riset,” ujarnya.
Sementara Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Dr. Iim Mucharam, turut mengapresiasi keberhasilan INSTIPER meluluskan penerima Beasiswa SDM PKS angkatan pertama.
Menurutnya, para wisudawan diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung kemajuan sektor perkebunan Indonesia.
Kehadiran mitra industri seperti Asian Agri Group dan PT RAPP pada prosesi wisuda semakin menegaskan eratnya hubungan dunia pendidikan dengan sektor usaha dalam mendukung penyerapan tenaga kerja dan penguatan SDM perkebunan nasional. (T2)
