InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO Penawaran tertinggi Rp. 15.358/kg pada Jumat (19/6/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 23/Kg atau naik sekitar 0,15% dibandingkan harga CPO pada Kamis (18/6/2026) yang mencapai Rp. 15.335/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 15.600/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.358/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.400/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.111/Kg. Harga CPO FOB Teluk Bayur dibuka Rp. 15.470/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.170/Kg.
Dilansir Bernama, harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan Jumat (20/6/2026), sekaligus mengakhiri pekan dengan tren positif. Penguatan harga didorong oleh kekhawatiran terhadap pasokan global serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu kenaikan harga energi.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 17-23 Juni 2026 Naik Rp159,30 per Kg
Secara rinci, kontrak CPO pengiriman Juli 2026 melonjak RM84 menjadi RM4.594 per ton. Kontrak Agustus 2026 naik RM78 menjadi RM4.622 per ton, sedangkan kontrak September 2026 menguat RM73 menjadi RM4.646 per ton.
Untuk kontrak Oktober 2026, harga bertambah RM65 menjadi RM4.668 per ton. Kontrak November 2026 meningkat RM61 menjadi RM4.689 per ton, sementara kontrak Desember 2026 naik RM52 menjadi RM4.710 per ton.
Kenaikan harga tersebut menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek minyak sawit dalam jangka pendek, terutama di tengah ketidakpastian pasokan dan volatilitas pasar energi global.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode II-Juni 2026 Tertinggi Rp3.723,87 per Kg
Meski demikian, aktivitas perdagangan tercatat mengalami penurunan. Volume transaksi menyusut menjadi 76.763 lot dibandingkan 91.261 lot pada sesi sebelumnya. Namun, minat pasar tetap terjaga yang tercermin dari kenaikan open interest menjadi 287.112 kontrak dari sebelumnya 286.986 kontrak.
Di pasar fisik, harga CPO untuk pengiriman Juni wilayah Selatan Malaysia juga mencatat kenaikan sebesar RM50 menjadi RM4.560 per ton.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Jumat (19/6/2026):
BACA JUGA: SPKS Minta Transparansi Margin DSI agar Harga TBS Petani Sawit Tidak Tergerus
CPO______
Franco Dumai Rp. 15.600 (WD). Penawaran tertinggi lRp.15.358-KJA
FOB Talang Duku Rp. 15.400 (WD) Penawaran tertinggi Rp.15.111-PRISCOLIN
Franco Teluk Bayur Rp. 15.470 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.170-WNI
Loco Luwu – No Bidder
CPKO______
FOB Lampung Rp. 24.147-AMJP
PK______
Loko PKS Bunut Rp. 11.510-WIRA
Loki PKS R.Dua Rp. 11.640-WIRA
Loko PKS Pengabuan Rp. 11.460-WIRA
Loko PKS T.Lebar Rp. 11.384-MBMJ
Loko PKS Solok Selatan Rp. 11.625-WIRA
Loko Pelaihari Rp. 11.254 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 8.000-SAM
(T2)
