Analisa KPBN: Ekspor Malaysia Masih Jadi Penentu Arah Harga CPO, Sentimen B50 Mulai Menguat dari Dalam Negeri

oleh -554 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Kepala Bagian Bursa dan Pengembangan Bisnis PT Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), Andrial Saputra.

Situasi tersebut berpotensi mengurangi fleksibilitas pasokan, khususnya bagi sektor ekspor yang diperkirakan menjadi segmen pertama yang mengalami penyesuaian volume.

 

Pelaku Pasar Masih Menunggu Peran DSI

Di sisi lain, kehadiran PT Daya Sawit Indonesia (DSI) sebagai bagian dari pembenahan tata niaga sawit nasional dinilai belum memberikan perubahan signifikan terhadap mekanisme perdagangan fisik CPO.

Menurut KPBN, sebagian besar pelaku pasar masih memilih bersikap wait and see sembari menunggu arah kebijakan yang akan dijalankan DSI.

BACA JUGA: Industri Sawit Hadapi Tantangan EUDR, Pabrik Sawit Tanpa Kebun Dinilai Berisiko pada Kepatuhan dan Keberlanjutan

Reaksi kehati-hatian tersebut bahkan sempat memengaruhi aktivitas perdagangan setelah peluncuran DSI pada Mei lalu, ketika tender CPO KPBN mengalami kondisi withdrawn selama hampir enam hari akibat melemahnya minat pembeli.

Meski demikian, KPBN menilai DSI saat ini masih berada dalam tahap awal pengawasan sehingga belum mengubah struktur pasar secara fundamental. Peran yang lebih besar diperkirakan baru akan terlihat menjelang implementasi penuh kebijakan tersebut pada 1 Januari 2027.

 

Sentimen Global Masih Mendominasi

Untuk pergerakan harga dalam satu pekan ke depan, KPBN memperkirakan faktor eksternal tetap menjadi penentu utama arah pasar.

BACA JUGA: POSCO International Raup US$2 Miliar Pesanan Obligasi Global, Bisnis Sawit Indonesia Jadi Daya Tarik Investor

Selain kuatnya data ekspor Malaysia, dukungan juga datang dari penguatan bursa komoditas CBOT dan Dalian Commodity Exchange, yang menjaga sentimen bullish minyak nabati global.

Meski demikian, perusahaan tidak menutup kemungkinan terjadinya koreksi harga jangka pendek apabila produksi Malaysia kembali meningkat, sebagaimana tercermin dalam data SPPOMA, maupun akibat aksi ambil untung (profit taking) oleh pelaku pasar setelah reli harga dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan kombinasi sentimen ekspor yang masih kuat, implementasi B50 yang segera dimulai, serta dukungan pasar global, harga CPO nasional diperkirakan masih memiliki ruang bertahan pada tren positif, meski volatilitas tetap membayangi perdagangan dalam jangka pendek. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com