InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Transformasi industri perkebunan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh pesatnya perkembangan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), budaya organisasi, dan standar operasional yang mampu memastikan teknologi tersebut diterapkan secara efektif. Pandangan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam 11th International Planters Conference yang digelar di Kuala Lumpur.
Dalam forum yang diselenggarakan oleh Incorporated Society of Planters (ISP) tersebut, Group Plantation Head Wilmar International, Gurcharan Singh, memaparkan pengalaman perusahaan dalam meningkatkan kinerja operasional perkebunan melalui presentasi bertajuk “Driving Plantation Performance to Excellence: Wilmar’s Experience”.
Menurut Gurcharan, industri perkebunan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan tenaga kerja, meningkatnya biaya operasional, perubahan karakteristik angkatan kerja, hingga tuntutan regulasi dan keberlanjutan yang semakin ketat. Kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk melakukan transformasi secara menyeluruh agar tetap kompetitif.
Dilansir InfoSAWIT dari kanal media sosial perusahaan, Minggu (26/7/2206), berbekal pengalaman Wilmar dalam mengelola perkebunan di berbagai negara, ia menjelaskan bahwa pencapaian keunggulan operasional tidak hanya bergantung pada investasi teknologi.
“Keberhasilan juga ditentukan oleh kepemimpinan yang kuat, konsistensi dalam pelaksanaan standar kerja, pengembangan kompetensi karyawan, budaya keselamatan kerja yang kokoh, serta penerapan mekanisasi, digitalisasi, dan prinsip keberlanjutan dalam setiap aktivitas operasional,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa upaya membangun sektor perkebunan yang tangguh di masa depan membutuhkan perubahan pola pikir di seluruh organisasi. Transformasi budaya kerja dan peningkatan standar operasional harus berjalan seiring dengan adopsi inovasi agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara maksimal.
Wilmar menilai, kolaborasi antar pelaku industri menjadi faktor penting dalam mempercepat peningkatan produktivitas sekaligus menjawab berbagai tantangan global yang terus berkembang. Melalui forum internasional seperti International Planters Conference, perusahaan dapat saling berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik yang mendukung terciptanya sektor perkebunan yang lebih modern dan berkelanjutan.
Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada Incorporated Society of Planters atas penyelenggaraan konferensi yang dinilai menjadi wadah strategis bagi para pemimpin industri, praktisi, dan profesional perkebunan untuk bertukar wawasan serta merumuskan langkah-langkah menuju masa depan industri perkebunan yang lebih cerdas, tangguh, dan berkelanjutan. (T2)
