Stok Minyak Sawit Malaysia Juli 2026 Naik 3,32% Jadi 2,63 Juta Ton

oleh -261 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
Info sawit
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi bulking storage minyak sawit.

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Persediaan minyak sawit Malaysia meningkat pada Juli 2026 seiring kenaikan produksi yang lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data Malaysian Palm Oil Board (MPOB), stok sawit Negeri Jiran mencapai 2,63 juta ton, naik 3,32 persen atau 84.495 ton dari 2,54 juta ton pada Juni 2026.

Dilansir InfoSAWIT dari Bernama, Selasa (11/8/2026), peningkatan stok tersebut terutama berasal dari kenaikan persediaan crude palm oil (CPO). MPOB mencatat stok CPO pada Juli mencapai 1,43 juta ton, meningkat 7,24 persen atau 96.495 ton dibandingkan 1,33 juta ton pada bulan sebelumnya.

Sebaliknya, stok minyak sawit olahan mengalami penurunan tipis. Persediaannya tercatat 1,20 juta ton pada Juli, turun 0,99 persen dari 1,21 juta ton pada Juni 2026.

BACA JUGA: Laba PTPN IV PalmCo Melonjak 54 Persen, Efisiensi dan Kenaikan Harga CPO Jadi Pengungkit Utama

 

Produksi CPO Malaysia Meningkat

Kenaikan stok sawit Malaysia berlangsung bersamaan dengan peningkatan produksi. MPOB mencatat produksi CPO pada Juli 2026 mencapai 1,79 juta ton, naik 9,41 persen atau 154.183 ton dari 1,64 juta ton pada Juni.

Produksi inti sawit juga meningkat 10,69 persen secara bulanan menjadi 422.266 ton, dibandingkan 381.486 ton pada Juni.

Kenaikan produksi juga terjadi pada produk turunan inti sawit. Produksi crude palm kernel oil (CPKO) melonjak 14,55 persen menjadi 199.392 ton dari 174.071 ton pada bulan sebelumnya.

BACA JUGA: Ketidakpastian Regulasi Dinilai Bisa Menahan Investasi dan Menekan Daya Saing Sawit

Sementara itu, produksi palm kernel cake meningkat 10,11 persen menjadi 215.304 ton, dibandingkan 195.534 ton pada Juni.

 

Ekspor Minyak Sawit Malaysia Tumbuh

Di tengah kenaikan produksi dan stok, ekspor minyak sawit Malaysia justru menunjukkan pertumbuhan cukup kuat. MPOB mencatat ekspor minyak sawit pada Juli 2026 mencapai 1,39 juta ton, meningkat 14,50 persen dari 1,22 juta ton pada Juni.

Namun, kinerja ekspor produk inti sawit bergerak beragam. Ekspor palm kernel oil turun tipis 1,73 persen menjadi 82.261 ton dari 83.712 ton pada bulan sebelumnya.

BACA JUGA: POPSI Tolak Rencana Moratorium PKS Baru di Jambi, Berpotensi Rugikan Petani Sawit

Ekspor palm kernel cake juga melemah 8,72 persen menjadi 203.454 ton, dibandingkan 222.887 ton pada Juni.

Sebaliknya, ekspor oleokimia mengalami peningkatan 17,81 persen menjadi 265.198 ton dari 255.098 ton pada bulan sebelumnya.

Kinerja paling mencolok terjadi pada ekspor biodiesel. MPOB mencatat ekspor biodiesel Malaysia melonjak 496,77 persen, dari hanya 4.817 ton pada Juni menjadi 28.745 ton pada Juli 2026.

BACA JUGA: DHE SDA 50 Persen, GAPKI Minta Kebijakan Tetap Jaga Likuiditas dan Daya Saing Sawit

Dari sisi impor, MPOB mencatat Malaysia tidak melakukan impor CPO sepanjang Juli 2026.

Sementara itu, impor minyak sawit olahan dan minyak sawit tercatat 49.566 ton, turun 51,93 persen dari 103.113 ton pada Juni.

Berbeda dengan dua komoditas tersebut, impor palm kernel oil justru melonjak 93,12 persen menjadi 11.545 ton dari 5.978 ton pada bulan sebelumnya. (T2)

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com