Mahayuga Award Jadi Dorongan untuk Terus Berbenah
Anugerah Mahayuga Garuda TV merupakan ajang penghargaan bagi individu, institusi, organisasi, dan tokoh yang dinilai memberikan kontribusi, inovasi, serta pengabdian bagi kemajuan bangsa dan pembangunan nasional.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, penghargaan diberikan dalam delapan kategori, meliputi Satria Penggerak Sosial, Peduli Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan, Satria SDM Emas, Penggerak Transisi Energi, Pelopor Industri Hijau, Garda Ketahanan & Kedaulatan, Satria Penjaga Alam, serta Lifetime Achievement.
Proses penilaian melibatkan sejumlah pihak dari berbagai latar belakang, termasuk pemimpin redaksi, pakar komunikasi, hingga rektor perguruan tinggi negeri.
BACA JUGA: Dari Pemahaman ke Penerapan, Pelatihan ISPO Bekali Pekebun Sawit Swadaya Menuju Sertifikasi
Salah satu panelis, Ahmad Gamal yang merupakan Wakil Rektor Universitas Indonesia, menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk dukungan moral kepada para pelaku perubahan yang selama ini berkontribusi di bidang sosial dan lingkungan.
Bagi Musim Mas, penghargaan Mahayuga Award 2026 menjadi pengingat bahwa transformasi menuju industri yang berkelanjutan merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi, inovasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami menyadari masih banyak hal yang perlu kami lakukan dan perbaiki. Penghargaan ini justru menjadi pengingat agar kami tidak berhenti pada apa yang sudah dicapai, tetapi terus mencari cara untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, lingkungan, dan industri,” tutur Gunawan.
BACA JUGA: BRIN Dorong Mikroba dan Nanoenkapsulasi untuk Pengendalian Penyakit Tanaman Perkebunan Berkelanjutan
Ke depan, Musim Mas menyatakan akan terus menjalankan kegiatan usaha dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam pengembangan bisnis. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun industri kelapa sawit yang semakin tangguh, inklusif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta generasi mendatang. (T2)
