Petani Dukung Harga TBS Sawit Tak Diganjal Pajak Supaya Melangit

oleh -6.425 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

Ketua Apkasindo Perjuangan, Alvian Rahman mengungkapkan, saat ini Harga TBS Sawit telah terdampak dan harganya menutu selama 3 bulan terakhir. “Petani sawit sudah ambruk karena kebijakan yang kurang tepat,” ungkapnya.

Saat diterapkan penghentian ekspor pada 28 April 2022, awal mula penurunan harga TBS Sawit petani yang sangat drastis, telah membuat pelaku usaha dan harga di tingkat bawah anjlok mengalami kepanikan serta berimbas pada aspek ekonomi petani, dimana banyak pihak yang menggantungkan hidupnya pada komoditi sawit.

Sebab itu kata Alvian, solusi nya adalah dengan melakukan ekspor CPO secara bertahap dimana stok di dalam negeri per Juli 2022 diperkirakan akan mencapai 8 juta ton. “Bila dilakukan ekspor secara sekaligus akan semakin membuat harga minyak sawit ditingkat global menurun,” katanya.

Termasuk melakukan evaluasi terhadap besaran Bea Keluar dan pungutan ekspor yang saat ini diterapkan. Lantaran belajar dari Negara lain, dalam kondisi ini mereka menerapkan pajak ekspor dengan nilai yang rendah misalnya Thailand hanya sekitar 7%, Malaysia 3%, Vietnam sebesar 13%, “sementara Indonesia justru menerapkan pungutan dan pajak sebanyak 60%,” tandas Alvian. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com