Harga Referensi CPO Menguat, BK dan PE CPO Periode 16–31 Maret 2023 Ditetapkan US$ 169/ton

oleh -6.064 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT/ Pelabuhan Ekspor Minyak Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Harga Referensi (HR) produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPD-PKS) atau tren di kenal Pungutan Ekspor (PE), untuk periode 16–31 Maret 2023 ditetapkan US$ 911,41/MT.

Nilai ini meningkat sebesar US$ 21,64 atau sekitar 2,43 persen dari periode sebelumnya (1–15 Maret  2023)  yang  hanya mencapai US$  889,77/MT.  Penetapan  ini  tercantum  dalam  Keputusan  Menteri Perdagangan Nomor 863 Tahun 2023 tentang Harga Referensi Crude Palm Oil yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit periode 16–31 Maret 2023.

Dikatakan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso, saat ini harga referensi CPO mengalami peningkatan dan kembali menjauhi ambang batas sebesar USD 680/MT.  “Untuk itu, merujuk pada PMK yang berlaku saat ini, maka pemerintah mengenakan Bea Keluar CPO sebesar USD 74/MT dan Pungutan Ekspor CPO sebesar USD 95/MT untuk periode 16–31 Maret 2023,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (17/3/2023).

BACA JUGA: Produk Turunan Minyak Sawit Bersertifikat RSPO, Banyak Digunakan Hotel dan Restoran di Bali

Dimana Bea Keluar CPO periode 16–31 Maret 2023 merujuk pada Kolom Angka 6 Lampiran Huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 123/PMK.010/2022 sebesar US$ 74/MT. Sementara itu, Pungutan Ekspor CPO periode 16–31 Maret 2023 merujuk pada Lampiran Huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 154/PMK.05/2022 sebesar US$ 95/MT. Nilai BK CPO dan PE CPO tersebut tetap sama dengan BK CPO dan PE CPO pada periode 1–15 Maret 2023. Dengan demikian total pengenaan BK dan PE CPO mencapai US$ 169/MT.

Lebih lanjut kata Budi Santoso, peningkatan Harga Referensi CPO dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya peningkatan permintaan global seiring dengan peningkatan aktivitas manufaktur di Tiongkok, penurunan pasokan global akibat pemberlakuan kebijakan wajib biodiesel Indonesia dari B30 menjadi B35, curah hujan yang tinggi.  “Serta persiapan menjelang bulan puasa dan Lebaran di Indonesia dan Malaysia,” tandas Budi. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com