Bagaimana dengan tahun 2023 ini? Menurut laporan BPS pada periode Januari 2023 lalu, inflasi tahunan (yoy) sebesar 5,47%. Pada periode bulan berikutnya atau Februari 2023 (yoy) sebesar 5,28% atau turun sebesar 0,19% dibandingkan sebulan sebelumnya.
Bertepatan dengan memasuki bulan Ramadhan tahun ini, periode Februari 2023, juga tidak terjadi lonjakan harga CPO dan produk turunannya. Kendati nilai inflasi masih terbilang tinggi, disebabkan oleh kenaikan harga daging sapi, ayam, telor dan sebagainya.
Setidaknya, inflasi tinggi yang terjadi kali ini, tidak disebabkan dari naiknya harga komoditas CPO dan produk turunannya seperti minyak goreng sawit. Lantaran, sebagai salah satu dari sembilan bahan pokok (sembako), minyak goreng sawit menjadi kebutuhan pokok masyarakat luas.
BACA JUGA: Pelaku Bakal Buktikan Minyak Sawit Ramah Lingkungan di Hannover Messe 2023
Berdasarkan analisa yang dilakukan Pusat Data Bisnis InfoSAWIT (PDBI), keberadaan pasokan minyak goreng sawit relatif lancar di pasaran, dengan harga jual yang relatif terkendali.
Di beberapa pasar ritel, harga minyak goreng kemasan ber merk, dijual dengan harga berkisar Rp. 16 ribu hingga Rp. 17 ribu per liter. Bila merujuk kepada harga olein pada periode Februari 2023 sebesar Rp. 7.554 per kg. Maka harga minyak goreng kedepan akan cenderung turun menjadi lebih murah.
“Para pelaku usaha minyak sawit dari perkebunan hingga refineri harus lebih cermat mengamati tren penurunan harga ini”, ujar pemimpin umum InfoSAWIT, Ignatius Ery Kurniawan.
BACA JUGA: KNPI Riau: UU Anti Deforestasi UE Sudah Disahkan, Kok Baru Ada Penolakan
Imbuhnya, harga jual CPO dan produk turunannya pada tahun ini, cenderung akan stagnan dan tidak bergejolak tinggi seperti tahun lalu. Biaya produksi pengelolaan kebun sawit yang cenderung tinggi akibat mahalnya harga pupuk, akan menjadi persoalan besar bagi sebagian besar pelaku perkebunan kelapa sawit nasional. Selain itu, imbas dari runtuhnya perbankan internasional seperti Bank Credit Suisse, disinyalir akan menyebabkan turunnya konsumsi masyarakat global di masa depan. (T1)
Ingin Memperoleh Informasi menarik Lainnnya Klik Langganan Gold
