InfoSAWIT, JAKARTA – Viral investor Lo Kheng Hong sebagai pemilik sahan sawit ANJT sebesar 5,1%, turut mendorong geliat bisnis korporasi. Pasalnya, anak usaha produsen minyak sawit mentah (CPO) ini, memberikan pinjaman modal kepada dua anak usahanya, senilai US$ 10 juta.
Pinjaman modal senilai US$ 10 juta atau Rp. 147, 52 Miliar tersebut, berdasarkan perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani pada 12 Mei 2023 lalu.
Dikutip InfoSAWIT dari Bisnis, Direktur Austindo Nusantara Jaya Naga Waskita dalam keterbukaan informasi menjelaskan bahwa fasilitas pinjaman diberikan kepada PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) dan PT Putera Manunggal Perkasa (PMP).
Pinjaman modal kerja sebesar US$10 juta tersebut, diberikan dengan suku bunga referensi Secured Overnight Funding Rate (SOFR) satu bulan, ditambah Credit Adjustment Spread dan 2,25 persen per tahun untuk pinjaman yang ditarik dalam mata uang dolar Amerika Serikat.
BACA JUGA: Harga Referensi CPO Turun, Periode 15-31 Mei: BK dan Pungutan Ekspor CPO Menjadi US$ 169 Per Ton
Apabila pinjaman yang ditarik dalam mata uang rupiah, maka suku bunga yang berlaku sebesar 8,25 persen.
Sebagai produsen CPO, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk., merupakan perusahaan yang memiliki perkebunan kelapa sawit, pabrik kelapa sawit hingga menghasilkan minyak sawit mentah (CPO).
BACA JUGA: DirjenBun Bentuk Gugus Tugas Peremajaan Sawit Rakyat, Akselerasi Jalur Dinas 100 Ribu Ha
Geliat bisnis ANJT beserta anak usahanya, pendapatan bisnisnya bergantung kepada harga TBS dan harga CPO. Kendati memiliki produksi komoditas lainnya, ANJT masih memiliki sebagian besar prospektus bisnisnya dari bisnis CPO. (T1)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bacaan yang bermutu. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab penulis.




















