InfoSAWIT, MERAUKE – Guna mendukung kualitas Sumberdaya Manusia yang unggul utamanya untuk sektor pertanian dan perkebunan kelapa sawit, Yayasan Santo Antonius (Yasanto), yang terletak Jalan Missi II, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan mendirikan sekolah Politeknik.
Sekolah tinggi tersebut bernama Politeknik Yasanto, dalam kurun tiga tahun terakhir hingga 2022 lalu, sekolah tinggi tersebut telah meluluskan sebanyak 107 mahasiswa untuk jenjang pendidikan diploma tiga (D3).
Menurut Direktur Politeknik Yasanto, Beatrix Anna Maria Rahawarin, pengembangan Politeknik Yasanto harus terus dilakukan, termasuk penambahan program studi. Namun, tantangan yang dihadapi adalah ketersediaan tenaga pengajar yang diperlukan untuk membuka program studi baru. Saat ini, program studi yang telah ada di politeknik tersebut adalah Budidaya Tanaman Pangan, Budidaya Ternak, dan Teknologi Penangkapan Ikan.
Beatrix menjelaskan bahwa keberadaan program studi baru sangat penting sejalan dengan perkembangan sektor perkebunan di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Merauke. Salah satu program studi yang diusulkan adalah Program Studi Kelapa Sawit, yang akan mendukung perkembangan industri perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut.
“Dalam rangka untuk berkembang di masa depan, Politeknik Yasanto membutuhkan adanya program studi baru,” ujar Beatrix kepada InfoSAWIT, belum lama ini.
BACA JUGA: Manfaat Monounsaturated Fatty Acid (MUFA) dalam Minyak Sawit untuk Kesehatan
Perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu sektor pertanian yang menjanjikan di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua. Dengan menghadirkan Program Studi Kelapa Sawit di Politeknik Yasanto, diharapkan lulusan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola perkebunan kelapa sawit secara efisien dan berkelanjutan. (T1)
Artikel ini telah tayang di InfoSAWIT Papua dengan judul © Berita Sawit- Yayasan Santo Antonius Papua, Mulai kembangkan Jurusan Kelapa Sawit
