Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

oleh -20.812 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Edi Suhardi, Analis Minyak Sawit Berkelanjutan dan Ketua Bidang Kampanye Positif Gabungan pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

GAPKI juga mewajibkan seluruh anggotanya untuk mengadopsi dan mematuhi pedoman sistem pencegahan kebakaran yang memuat upaya pencegahan, mitigasi dan pemadaman kebakaran, serta rehabilitasi pascakebakaran jika terjadi insiden kebakaran lahan. Tekad anggota GAPKI untuk meminimalisir ancaman kebakaran lahan dan hutan juga mencakup komitmen mereka terhadap prinsip kebijakan zero-burning yang didukung oleh prinsip keberlanjutan lainnya.

Pedoman tersebut mengatur prosedur internal perusahaan dan eksternal dengan pihak masyarakat dan pemerintah, serta untuk mengorganisir kampanye publik berupa pelatihan dan penyadaran atas bahaya kebakaran dengan masyarakat lokal dan pemerintah daerah.

Namun demikian, perusahaan kelapa sawit tidak dapat begitu saja membangun ‘tembok’ di sekeliling konsesi mereka dengan memasang peralatan pemantau, pendeteksi, dan pemadam kebakaran, serta mempertahankan tim tanggap darurat kebakaran mereka sendiri. Sistem pencegahan kebakaran yang mereka bangun tidak akan pernah efektif tanpa adanya kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.Oleh karena itu, sejak awal mereka harus menyertakan edukasi dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Petani Sawit di Paser Belajar Aplikasi Pengolahan Buah Sawit Menjadi PRA-CPO

Meskipun ada komitmen yang kuat dari pihak industri, ancaman kebakaran lahan masih tetap tinggi karena secara historis, kebakaran hutan pada musim kemarau biasanya disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor, seperti praktek tebas dan bakar untuk pertanian subsisten, pembukaan lahan untuk perkebunan baru oleh perusahaan nakal dan kebun masyarakat secara tradisional, kebakaran gambut bawah tanah, dan kebakaran yang tidak disengaja yang terkait dengan kebiasaan sehari-hari masyarakat seperti membuang puntung rokok dan kompor yang tidak dijaga.

Penting bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mengalihkan perhatian dalam penanganan penyeban kebakaran lahan dari focus pada perkebunan besar kelapa sawit yang sudah membuktikan komitmen keberlanjutan ke penyebab sebenarnya kebakaran lahan, yakni perkebunan skala kecil dan kebun swadaya, serta memasyarakatkan perubahan pola pertanian tradisional masyarakat dari tebas dan bakar menjadi pola penyiapan lahan mekanisasi sederhana tanpa bakar, serta membangun gerakan multi-pihak untuk pencegahan dan mitigasi ancaman kebakaran lahan.

Penulis: Edi Suhardi/Analis Minyak Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com