InfoSAWIT, MEDAN – Pada tanggal 24-25 Oktober 2023, Hotel Swiss-Bellin di Medan menjadi saksi bagi sebuah langkah besar dalam industri kelapa sawit Indonesia. Dalam acara Workshop Jaga Sawitan, sebuah forum bernama Jaringan Ketenagakerjaan Sawit Berkelanjutan (JAGA SAWITAN) lahir.
Organisasi ini merupakan hasil kolaborasi antara para pengusaha sawit dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI), jaringan serikat buruh JAPBUSI, dan organisasi buruh dunia, ILO. Mereka bersama-sama bertujuan menciptakan praktik perburuhan yang bertanggung jawab, sesuai dengan hukum nasional dan standar internasional, dalam industri sawit Indonesia.
Menurut Ketua GAPKI Bidang Pengembangan SDM, Sumarjono Saragih, Jaga Sawitan diresmikan pada tanggal 16 Februari 2023. Forum ini, meskipun awalnya akan beroperasi sebagai forum bipartit antara pengusaha dan buruh, memiliki visi menjadi wadah multi-partai di masa depan. Dimana Nursanna Marpaung, yang sebelumnya memimpin JAPBUSI, memegang jabatan Presidensi JAGA SAWITAN tahun pertama.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 25-31 Oktober 2023 Turun Tipis, Cek Harganya..
Inisiatif ini tidak hanya sebuah pertemuan formal, tetapi juga merupakan langkah konkret menuju pembentukan kerja layak dan praktik sawit berkelanjutan. JAGA SAWITAN berencana untuk membawa dialog ini ke setiap provinsi penghasil sawit di Indonesia.
“Pemilihan Sumatera Utara sebagai tempat untuk meluncurkan gerakan ini memiliki makna historis dan filosofis karena Sumut adalah rumah pertama bagi sawit di Indonesia, dengan budidaya sawit dimulai sejak tahun 1911,” kata Sumarjono.
Pj Gubernur Sumut dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Sumut memberikan apresiasi mendalam terhadap kemitraan luar biasa antara pengusaha dan buruh sawit. Pj Gubernur Sumut, Hasanuddin, dalam sambutannya mengakui keberhasilan dialog sosial ini, dan menyebutnya sebagai komitmen bersama yang patut diacungi jempol. Ia menyatakan bahwa biasanya forum serupa hanya mencakup satu pihak, entah pengusaha atau buruh. Namun, dalam kasus JAGA SAWITAN, kemitraan antara kedua pihak yang memiliki kepentingan berbeda ini menunjukkan contoh yang baik.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN 25 Oktober 2023 Turun 0,78 Persen Pada Rabu (25/10)
Workshop ini bukan hanya sebuah acara pembicaraan, tetapi juga mencapai hasil nyata. Peserta workshop menandatangani dokumen deklarasi yang menegaskan komitmen mereka untuk mendorong dialog sosial sebagai jalan menuju praktek perburuhan yang sejalan dengan prinsip-prinsip sawit berkelanjutan. Acara ini juga menetapkan rencana tindak lanjut yang melibatkan beragam agenda. Dalam semangat demokrasi, Tohonan Tampubolon, Koordinator Daerah Federasi Hukatan, terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Jaga Sawitan Sumut. (T2)
