”Kami tetap patuh dan menghargai pemerintah. Tetapi kami mohon dan meminta diberikan kepastian hukum. Apalagi kami sudah membagikan SHK dari hasil kebun masyarakat,” terangnya.
Sementara General Manager PT ATA, Sugianto Manik, menegaskan bahwa perusahaan selalu berkomitmen untuk merealisasikan kebun plasma untuk masyarakat di empat desa. Sejauh ini, PT ATA telah membuka kebun masyarakat seluas 2.000 hektar di empat desa dan hasilnya dibagikan setiap bulan per hektare. (T2)
Dibaca : 13,128
Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.
Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link
InfoSAWIT News
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari InfoSAWIT.