Saat ini ada lebih dari sepuluh produsen benih kelapa sawit bersertifikat yang telah beroperasi di seluruh Indonesia.Penelitian di beberapa perusahaan perkebunan besar telah mengembangkan benih yang dapat melipatgandakan hasil panen rata-rata hingga delapan bahkan sembilan ton per hektar. Hasil positif ini harus disebarluaskan dan digunakan untuk meningkatkan produktivitas petani kecil dan produksi kelapa sawit nasional secara keseluruhan.
Peremajaan perkebunan rakyat dengan bibit unggul harus dipercepat dengan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).Jika sekitar 6,5 juta hektar perkebunan rakyat dapat ditanami kembali dengan bibit unggul, maka program untuk melipatgandakan produksi Indonesia menjadi 100 juta ton tidak akan membutuhkan perluasan lahan yang besar. (*)
Penulis: Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)/ Eddy Martono
Disclaimer: Artikel merupakan pendapat pribadi, dan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis serta tidak ada kaitannya dengan InfoSAWIT.
