Serta keempat, peningkatan kerjasama dan koordinasi, diyakini platform TRACES memupuk kolaborasi antara otoritas kompeten negara-negara UE dan negara-negara non-UE, serta antara pedagang dan otoritas kompeten mereka. “TRACES memungkinkan deteksi cepat sertifikat palsu, yang berkontribusi dalam perlawanan terhadap penipuan makanan dan meningkatkan kerjasama antar pihak berwenang,” catat Komisi Uni Eropa, dalam laman resminya.
Melansir Komisi Uni Eropa, TRACES tersedia dalam semua bahasa resmi UE, serta beberapa bahasa non-UE, yang memfasilitasi penggunaan bagi otoritas mitra dagang non-UE. Platform ini dapat diakses 24 jam sehari, 7 hari seminggu, secara gratis. Untuk mengakses sistem ini, hanya diperlukan koneksi internet dan akun Login UE.
Dengan adanya TRACES, warga Eropa dapat lebih yakin bahwa makanan yang sampai di piring mereka telah melalui pengawasan ketat, memastikan keamanan dan kualitasnya. Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam perdagangan hewan dan produk pangan, tetapi juga memperkuat kerjasama internasional dalam sektor keamanan pangan. (T2)
